SuaraJatim.id - Warga Desa Lamongan Kecamatan Arjasa Kabupaten Situbondo dibuat gempar dengan penemuan jasad seorang pria bertato yang menggantung di pohon jati.
Lokasi penemuan persis di pinggir Jalan Raya Lamongan-Situbondo, Senin sore 26 Juli 2021. Ciri-ciri mayat pria ini memakai baju berwarna biru, celana jeans pendek berwarna biru, di tubuh korban terdapat tato pada lengan tangan sebelah kiri, dengan tulisan Sukron yang berarti 'Terimakasih'.
Kemudian di punggungnya ada tulisan 'Suci Selawase'. Jasad pria tersebut berusia kira - kira 35 tahun, menggunakan gelang monel di lengan kiri dan cincin monel di jari kiri, dengan rambut panjang sekitar 25 sentimeter.
Jasad pria tanpa identitas ini pertama kali ditemukan oleh Abdus, di tepi hutan jati pinggir Jalan Raya Lamongan Situbondo. Saat itu ia tengah mencari rumput untuk pakan ternaknya dan dikejutkan penemuan mayat dengan ciri - ciri bertato ini sudah menggantung di atas pohon yang sudah membusuk.
"Saat mencari pakan ternak, saya mencium aroma bau busuk, saya terkejut setelah melihat sesosok mayat pria menggantung sekitar empat meter diatas pohon jati. Mengetahui hal tersebut saya langsung memberitahukan ke warga sekitar. Spontan warga berbondong bondong mendatangi lokasi tersebut dan melaporkan ke Mapolsek Arjasa," ucap Abdus, pada Senin (26/07/2021) malam.
Setelah menerima laporan dari warga,anggota Polsek Arjasa bersama tim Inafis Polres Situbondo langsung mendatangi lokasi yang berjarak 20 meter dari jalan raya, guna mengevakuasi jasad Mr X.
"Selain memasang garis polisi dan meminta keterangan dari sejumlah saksi dilokasi kejadian, untuk proses penyelidikan lebih lanjut, jasad Mr X kita evakuasi ke RSU Asembagus," ucap Kapolsek Arjasa Iptu Suratman, dikutip dari suarajatimpost.com, jejaring media suara.com.
Suratman mengimbau apabila ada warga yang merasa kehilangan anggota keluarganya segera melapor dan mendatangi rumah sakit. "Tidak ditemukan identitas yang dibawa korban, guna penyelidikan lebih lanjut, petugas mengamankan sejumlah barang bukti yang dipakai korban," ujarnya.
Catatan Redaksi: Hidup seringkali sangat sulit dan membuat stres, tetapi kematian tidak pernah menjadi jawabannya. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecederungan bunuh diri, sila hubungi dokter kesehatan jiwa di Puskesmas atau Rumah sakit terdekat.
Baca Juga: Bupati Sebut 97 Persen Pasien Covid-19 di Situbondo Meninggal Belum Divaksin
Bisa juga Anda menghubungi LSM Jangan Bunuh Diri melalui email janganbunuhdiri@yahoo.com dan telepon di 021 9696 9293. Ada pula nomor hotline Halo Kemkes di 1500-567 yang bisa dihubungi untuk mendapatkan informasi di bidang kesehatan 24 jam.
Berita Terkait
-
Bupati Sebut 97 Persen Pasien Covid-19 di Situbondo Meninggal Belum Divaksin
-
Marak Aksi Ambil Paksa Jenazah Pasien COVID-19 di Situbondo, Polisi Ancam Tindakan Tegas
-
Sudah 29 Kasus, Angka Bunuh Diri di Gunungkidul Nyaris Sama dengan Total Tahun Lalu
-
Pria Ini Nekat Gantung Diri, Diduga Depresi Karena Bercerai
-
Satpam Ditemukan Tewas Gantung Diri di Bantul, Polisi: Korban Diduga Suspek Covid-19
Terpopuler
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Promo THR Alfamart Maret 2026: Sirup Marjan dan Biskuit Lebaran Diskon Gila-gilaan, Mulai 6 Ribuan
- 5 Mobil Bekas untuk Jangka Panjang: Awet, Irit, Pajak Ringan, dan Ramah Kantong
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
Terkini
-
Polisi Ringkus 5 Komplotan Maling Hewan di Lumajang, Setiap Pelaku Bawa 2 Celurit!
-
Simpan Bahan Peledak Ilegal, Mahasiswa di Jombang Diciduk Polisi
-
Gubernur Jatim Janji Kawal Pembatasan Akun Media Sosial Anak di Bawah 16 Tahun hingga Tingkat Daerah
-
Dukung Pembatasan Medsos Anak di Bawah 16 Tahun, Pemprov Jatim Rancang Aturan Ketat Gawai di Sekolah
-
Oknum Pelatih Kick Boxing di Jatim Jadi Tersangka Kasus Kekerasan Seksual, Korbannya Atlet Sendiri