SuaraJatim.id - Tua tua keladi, makin tua makin menjadi. Seorang kakek bau tanah di Lamongan berinisial RAS (70) nekat memperkosa nenek berusia 75 tahun.
Parahnya, korban merupakan tetaggannya sendiri. Aksi bejat si kakek itu terkuak saat korban teriak minta tolong kemudian tepergok oleh anak korban.
Peristiwa itu bermula saat MAS, anak korban, mendengar jeritan ibunya KAR (75) di dalam rumah di Desa Sidomukti Kecamatan Berondong Lamongan. Seketika itu perempuan berusia 51 tahun beranjak ke sumber suara.
Namun saat hendak ke rumah ibunya itu, MAS melihat ada sepeda ontel yang diduga milik korban terparkir rapi di depan rumah. Ia sudah menduga, jika rumah ibunya didatangi tamu yang telah berbuat jahat.
"Anak korban mendengar suara ibunya minta tolang. Dia mendengar ibunya berteriak jangan, jangan, sudah, sudah," kata Kasat Reskrim Polres Lamongan AKP Yoan Septi Hendri, Sabtu (31/7/2021).
Setelah itu, anak korban memasuki kamar dan melihat perbuatan yang tak pantas dilakukan kakek berusia 70 tahun. Atas kejadian itu, ia akhirnya membawa kasus ini ke permasalahan hukum.
Kakek yang juga tetangannya itu dilaporkan ke polisi dengan tuduhan melakukan pemerkosaan. "Melihat hal tersebut anak korban kaget dan berteriak meminta tolong kepada warga sekitar," ujarnya.
Saat diamankan RAS tidak bisa berbuat apa-apa. Ia hanya pasrah dan meratapi nasib sisa hidup di penjara. Mengingat usia pelaku juga tidak lagi muda. Sedangkan di hadapan polisi, pelaku mengaku khilaf melakukan perbuatan tersebut.
"Terlapor mengaku kepada petugas bahwa telah memperkosa korban karena khilaf kemudian petugas membawa terlapor ke Polres Lamongan," ujarnya.
Baca Juga: Edan! Tukang Ojek di Lamongan Ngaku Khilaf Cabuli Anak Panti Yatim di Bawah Umur
Atas perbuatannya tersangka akan dijerat dengan Pasal 285 KUHP tentang tindakan atau perbuatan laki-laki yang memaksa perempuan agar mau bersetubuh dengannya di luar perkawinan dengan menggunakan kekerasan atau ancaman kekerasan, dengan ancaman hukum penjara selama 12 tahun.
Kontributor : Amin Alamsyah
Berita Terkait
-
Edan! Tukang Ojek di Lamongan Ngaku Khilaf Cabuli Anak Panti Yatim di Bawah Umur
-
Kabar Duka, Rektor Universitas Muhammadiyah Lamongan Meninggal Dunia
-
Usai Divaksin, Legiun Asing Persela Berharap Liga 1 Segera Bergulir
-
Bantu Warga Terdampak Pandemi: Beri Seikhlasnya, Ambil Seperlunya
-
PPKM Diperpanjang, Latihan Mandiri Skuad Persela Lanjut sampai Akhir Bulan
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
Terkini
-
Bus Harapan Jaya Angkut 12 Pejabat Pemkab Tulungagung ke Surabaya Usai Diperiksa 12 Jam
-
Badai di Kota Marmer: Drama OTT Bupati dan Malam Mencekam di Mapolres Tulungagung
-
Efek Domino Global Hantam Pasuruan: Harga Bahan Kimia Meroket, Mebel Terancam Gulung Tikar
-
BRI Bagikan Dividen Rp52,1 Triliun, Wujud Komitmen Kepada Pemegang Saham
-
BRI Perkuat Inklusi Keuangan di Timor Leste Lewat Pegadaian