Perwakilan lima agama termasuk agama Konghucu juga diundang guna menghadiri penyerahan bantuan kepada Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Eko Indra Heri S. Dia mengaku sangat bangga pada sosok Akidi Tio.
"Bangga juga, sesama warga Tionghoa sangat bangga atas teladan dermawan ini," ujar Sakim.
Dikatakan Sakim, ia pun sangat mengapresiasikan atas apa yang telah dilakukan Akidi Tio dan keluarga. Mengingat bantuan yang diberikan dalam jumlah yang fantastik.
"Yang bikin kita (warga Tionghoa) makin bangga, jumlahnya besar sekali. Bisa dipikirkan niatnya ingin membantu," sambungnya.
Sampai Sakim pun memastikan, jika Akidi Tio merupakan pengusaha yang berhasil dan memiliki nilai akan hidup yang tinggi, yakni kedermawan membantu sesama.
"Dengan ini, berarti bapaknya benar-benar niat ingin mambantu. Mungkin ini, sebagian kecil kejayaan dan harta yang telah diperoleh," ucap Sakim.
Jarang Muncul ke Publik
Meski demikian, Sakim mengaku tidak mengenal sosok Akidi Tio. Sebagai masyarakat agama Konghucu, ia juga tidak mengenal sosok sang dermawan tersebut.
Sakim mengungkapkan jika sosok Akidi Tio bukan ialah orang yang sering muncul ke publik.
Baca Juga: Detik-detik Polisi Jemput Anak Akidi Tio soal Dugaan Hoaks Sumbangan Rp 2 Triliun
Ia pun mencoba mengingat tokoh-tokoh Tionghoa yang sering muncul ke publik sekaligus sering menyerahkan bantuan pada setiap momen atau perayaan.
"Saya juga tidak kenal, baru tadi mengetahui. Iya jarang muncul ke publik ini, mungkin juga tidak terbiasa muncul ," ujar Sakim.
Diketahui bantuan Akidi Tio akan dikelola oleh pihak yang profesional agar sesuai dengan harapan keluarga.
Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Pol Eko Indra Heri mengungkapkan akan ada pihak yang mengelola, bagamana alokasi bantuan tersebut,
"Saya kenal dengan Prof Hendi dengan keluarga, saat pernah bertugas di Aceh. Sekarang, beliau ingin berbuat untuk wilayahnya. Secara pribadi, ini amanah yang berat, uangnya cukup besar," ujar Kapolda Irjen Pol Eko. [Andika]
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Mobil Dilarang Melintas di Bendungan Lahor Mulai 1 Agustus, Ini Alasannya
-
Fakta di Balik Bayi yang Dibuang di Teras Warga: Pelakunya Pasangan Pelajar SMP dan SMA di Jombang
-
Misteri Bayi dalam Plastik Hitam di Ponorogo: Hasil Autopsi Ungkap Fakta Memilukan Sebelum Dibuang
-
Dolar Tembus Rp17.600, 'Badai' Harga Pangan Mulai Hantam Dapur Warga Bojonegoro
-
Bayi Merah dengan Ari-ari Masih Menempel Dibuang di Halaman Rumah Warga Jombang