SuaraJatim.id - Pemilik usaha salon mobil Zero Audio, Cristian Heru Lukito (40), ditemukan tewas gantung diri di lantai 3 rumah sekaligus ruko di Jalan Dukuh Kupang XX/23-B, Rabu (11/8/2021) sekitar pukul sekitar.
Menurut keterangan Iis (56), penjual soto di samping rumah Cristian Heru Lukito, kali pertama korban ditemukan oleh karyawannya, Dedy warga Benowo. Saat itu, dia curiga karena korban ditelepon melalui HP-nya namun tidak diangkat.
"Pertama kali diketahui karyawannya, Dedy. Waktu itu korban dihubungi HPnya, tapi tidak diangkat, karena biasanya juga pesan makanan," kata Iis saat ditemui di TKP.
Dedy kemudian menghampirinya ke tempat usahanya tersebut dengan naik motor. Sampai di tempat tujuan rumahnya dalam keadaan tertutup.
Selanjutnya, mencarinya ke lantai 3 dan alangkah kagetnya, Dedy mendapati tubuh bosnya menggantung di atap ruko. "Korban gantung diri pakai kabel dan naik kursi plastik di atap ruko," beber Iis.
Mendapati Cristian gantung diri, Dedy langsung mmberitahu Iis dan diteruskan melapor ke Polsek Dukuh Pakis. "Korban saat ditemukan menggantung, tubuhnya sudah membusuk dan diperkirakan sudah empat hari lalu," ungkap Iis.
Iis tahu setelah polisi menunjukkan bukti chatting di HP Cristian Minggu (8/8/2021). Di waktu itu sebelum melakukan gantung diri, Christian sempat WhatsApp pacarnya. "Korban chatting ke pacarnya jika tidak datang ke rumahnya, korban akan bunuh diri," jelas Iis.
Ternyata, ancaman Cristian tidak main-main dan benar bunuh diri. "Saya terakhir lihat korban mengenakan celana pendek dan sama dengan yang dipakai korban saat sebelum bunuh diri," imbuh dia.
Sepengetahuan Iis, korban tinggal sendirian di ruko dan membuka usaha salon mobil Zero Audio. Dia punya seorang karyawan, Dedy, asal Benowo.
Baca Juga: Robot dari "Sampah" Elektronik Buatan Indonesia Jadi Sorotan Media Asing
Korban saat ini masih dalam proses cerai dengan istrinya dan dikarunia satu anak. "Terkadang pacarnya datang main-main ke sini (ruko) korban," jelas Iis.
Terpisah, Kanitreskrim Polsek Dukuh Pakis AKP Haryoko membenarkan adanya laporan gantung diri di Dukuh Kupang. Jenazah Cristian sudah dievakuasi ke RSUD dr Soetomo. "Korban bunuh diri karena motif asmara," kata Haryoko.
Hingga kini pihaknya masih memeriksa saksi saksi yang mengetahui kejadian gantung diri, di antaranya karyawan korban. "Karena diputus sama pacarnya, kami masih belum tahu dan periksa saksi saksi," kata Haryoko.
Catatan Redaksi: Hidup seringkali sangat sulit dan membuat stres, tetapi kematian tidak pernah menjadi jawabannya. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecederungan bunuh diri, sila hubungi dokter kesehatan jiwa di Puskesmas atau Rumah sakit terdekat.
Bisa juga Anda menghubungi LSM Jangan Bunuh Diri melalui email janganbunuhdiri@yahoo.com dan telepon di 021 9696 9293. Ada pula nomor hotline Halo Kemkes di 1500-567 yang bisa dihubungi untuk mendapatkan informasi di bidang kesehatan 24 jam.
Kontributor : Dimas Angga Perkasa
Berita Terkait
-
Robot dari "Sampah" Elektronik Buatan Indonesia Jadi Sorotan Media Asing
-
Pria Ini Aniaya Mantan Istri di Surabaya Gegara Tersinggung Obrolan Via Chat
-
Melongok Aktivitas Warga Kampung Smart Surabaya, Siapkan Robot Bantu Warga Isoman
-
Mahasiswa UM Surabaya Ciptakan Media Pembelajaran Kresna untuk Tunagrahita
-
Warga Desa di Surabaya Bikin Robot Penolong Pasien Covid-19
Terpopuler
- 6 Sepatu Adidas Diskon 60 Persen di Sports Station, Ada Adidas Stan Smith
- Kronologi Lengkap Petugas KAI Diduga Dipecat Gara-Gara Tumbler Penumpang Hilang
- 5 Moisturizer dengan Alpha Arbutin untuk Memudarkan Flek Hitam, Cocok Dipakai Usia 40-an
- 7 Sabun Muka Mengandung Kolagen untuk Usia 50-an, Bikin Kulit Tetap Kencang
- 15 Merek Ban Mobil Terbaik 2025 Sesuai Kategori Dompet Karyawan hingga Pejabat
Pilihan
-
6 HP 5G Paling Murah di Bawah Rp 4 Juta, Investasi Terbaik untuk Gaming dan Streaming
-
Airbus Umumkan A320 Bermasalah, Kemenhub Sebut 38 Pesawat di RI Kena Dampak
-
Polemik RS dr AK Gani 7 Lantai di BKB, Ahli Cagar Budaya: Pembangunan Bisa Saja Dihentikan
-
KGPH Mangkubumi Akui Minta Maaf ke Tedjowulan Soal Pengukuhan PB XIV Sebelum 40 Hari
-
Haruskan Kasus Tumbler Hilang Berakhir dengan Pemecatan Pegawai?
Terkini
-
CEK FAKTA: Desain Uang Terbaru Rupiah Tanpa Tiga Nol, Benarkah?
-
2 PMI Asal Ponorogo Dikabarkan Jadi Korban Kebakaran di Hong Kong, Dinasker Buka Suara
-
Kronologi 2 Sopir Truk Dirampok di Lamongan, Seorang Dianiaya hingga Luka-luka!
-
Polisi Ringkus Kakek Cabuli Anak di Bondowoso, Bujuk Korban dengan Rp 5 Ribu!
-
Pencarian Bocah Hilang di Blitar Dihentikan, Ini Alasannya