SuaraJatim.id - Beberapa waktu lalu gaduh kasus dua ibu-ibu mencuri susu bayi dan minyak angin di Blitar Jawa Timur. Kasus ini membetot perhatian warganet, sampai isu ini jauh menjadi perhatian para elite di Jakarta.
Belakangan, kasus ibu-ibu mencuri susu ini sudah didamaikan oleh kepolsiain setempat. Polisi telah memediasi antara ibu-ibu tersebut dengan pemilik toko. Harapannya ada kesepakatan damai di antara keduanya.
Hal ini disampaikan oleh Kepala Polres Blitarm AKBP Adhitya Panji Anom. Ia mengatakan, ibu-ibu yang terlibat dalam kasus pencurian itu juga sudah membuat perjanjian tidak akan melakukan perbuatan serupa.
"Sehingga kedua belah pihak melakukan kesepakatan damai, tidak ada tuntutan lagi," katanya menegaskan, seperti dikutip dari Antara, Kamis (09/09/2021).
"Kedua belah pihak sudah mediasi dan satu sama tidak ada yang keberatan. Dari korban juga sudah berbesar hati memaafkan perbuatan ibu-ibu itu," ujar Panji Anom menambahkan.
Ia juga mengatakan, dalam perkara pencurian yang melibatkan ibu-ibu itu statusnya saat ini sudah restorative justice. Dengan itu, diharapkan adalah solusi terbaik bagi kedua belah pihak.
"Jadi, kesepakatan damai sudah ada dan korban mencabut laporannya. Kami lihat bahwa kerugian tidak terlalu besar, jadi kami restorative justice dan ini sesuai harapan," kata dia.
Ia juga menegaskan dalam perkara penarikan laporan juga tidak ada biaya sama sekali. Saat ini anggota menghentikan proses penyelidikan setelah ada kesepakatan dari kedua belah pihak.
Sebelumnya, Polres Blitar menangani kasus pencurian yang melibatkan dua ibu-ibu, yakni MRS (55) dan YLT (29), warga Kelurahan Kotalama, Kecamatan Kedungkandang, Malang.
Baca Juga: Peternak Blitar Minta Tolong ke Presiden Malah Ditangkap, Polisi: Sudah Dipulangkan
Keduanya dilaporkan telah mencuri susu bayi, bermacam minyak bayi, dan makanan ringan. Pencurian itu dilakukan di dua lokasi wilayah Kabupaten Blitar pada Selasa (31/8).
Kepada polisi, MRS mengaku datang ke Desa Ngeni, Kecamatan Wonotirto, Kabupaten Blitar, untuk mencari saudara suaminya. Pencarian ini dilakukan karena suaminya lumpuh dan butuh bantuan saudaranya di Blitar.
MRS datang ke Blitar bersama kemenakannya, YLT, sambil membawa bayinya yang masih berusia tiga bulan. Mereka mengaku berada di Blitar sudah sejak tiga bulan yang lalu.
Sementara itu, kasus yang melibatkan dua ibu-ibu tersebut juga sempat viral. Bahkan, pengacara kondang, Hotman Paris Hutapea, lewat akun jejaring sosial Instagramnya @hotmanparisofficial, mewakili dua ibu itu meminta maaf kepada pemilik toko. Bahkan, dia berniat mengganti rugi pemilik toko yang barangnya dicuri. ANTARA
Berita Terkait
-
Peternak Blitar Minta Tolong ke Presiden Malah Ditangkap, Polisi: Sudah Dipulangkan
-
Viral Emak-emak Mencuri Susu Asal Malang, Begini Cerita Pengurus RT
-
Tegas, Gus Miftah Sebut Penangkapan Pembawa Poster di Blitar Tak Mencerminkan Presisi
-
Suara Hotman Paris untuk Ibu Pencuri Susu Didengar, Perusahaan Besar Mau Bantu
-
Netizen Miris, Warga di Blitar Minta Bantuan ke Presidennya Malah Ditangkap Polisi
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
Pilihan
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
Terkini
-
KPK Duga Sejumlah Kantor Pertanahan Setor Uang ke Oknum Kanwil BPN Jatim
-
Geger Kerangka Manusia Ditemukan di Kawasan Hutan Kedungpring Lamongan
-
Korban KM Virgo Transport 8, Jenazah Taruno Akhirnya Pulang ke Madiun, Adik Masih Dicari
-
Waspada! Gunung Semeru Erupsi Lagi, Kolom Abu Vulkanik Tembus 1,3 Kilometer
-
Buntut 198 Siswa dan Guru Tumbang Usai Santap MBG, SPPG di Tulungagung Disetop 20 Hari