SuaraJatim.id - Kepolisian Kota Blitar mengaku telah memulangkan seorang warga yang mengangkat poster permintaan tolong kepada Presiden Joko Widodo saat berkunjung ke Blitar kemarin.
Hal ini ditegaskan Kapolres Blitar Kota AKBP Yudhi Hery. Video keterangan kapolres ini diunggah ke akun Instagram @info_seputar_blitar. Dalam keterangannya itu, Yudhi membenarkan kalau Polres Kota telah menangkap warga berinisial S tersebut.
Warga yang membentangkan poster bertuliskan: "Pak Jokowi bantu peternak, beli jagung dengan harga wajar" itu kemudian diamankan ke kantor polisi setempat.
"Maksud dan tujuan kami (pengamanan) adalah untuk mengecek identitas yang bersangkutan, kedua mengklarifikasi apakah yang bersangkutan bagian dari kelompok-kelimpok dari peternakan tersebut," kata Yudhi.
"Dan ternyata benar bagian dari kelompok peternak. Kami wawancarai, lalu kami fasilitasi bertemu dengan bupati. Lalu kami pulangkan," ujar Yudhi menegaskan.
Sebelumnya, beredar sebuah video ketika seorang warga meminta tolong kepada presidennya dengan cara mengangkat poster malah ditangkap kepolisian Blitar Kota.
Potser itu diangkat seorang warga saat presiden berjalan meninggalkan Makam Bung Karno. Dalam video nampak mobil yang ditumpangi Jokowi keluar dari kawasan Makam Bung Karno. Kemudian terlihat seorang warga yang mengenakan jaket dan celana hitam membawa poster, didatangi oleh polisi.
Polisi tersebut merampas poster tersebut dan sempat mendorong pria tersebut. Beberaa warga yang berada di lokasi juga terlihat panik dan mencoba menyingkir dari lokasi. Polisi kemudian menggiring pria tersebut masuk ke dalam mobil polisi.
Baca Juga: Tegas, Gus Miftah Sebut Penangkapan Pembawa Poster di Blitar Tak Mencerminkan Presisi
Berita Terkait
-
Tegas, Gus Miftah Sebut Penangkapan Pembawa Poster di Blitar Tak Mencerminkan Presisi
-
Netizen Miris, Warga di Blitar Minta Bantuan ke Presidennya Malah Ditangkap Polisi
-
2 Emak-emak Curi Susu dan Minyak Kayu Putih di Blitar, Hotman Paris Siap Ganti Rugi
-
Viral Emak-emak Curi Susu Bayi, Hotman Paris Siap Bayar Ganti Rugi
-
Pelapor Tak Mau Damai, Emak-emak yang Mencuri Susu Bayi di Blitar Harus Masuk Bui?
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
Pilihan
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
Terkini
-
KPK Duga Sejumlah Kantor Pertanahan Setor Uang ke Oknum Kanwil BPN Jatim
-
Geger Kerangka Manusia Ditemukan di Kawasan Hutan Kedungpring Lamongan
-
Korban KM Virgo Transport 8, Jenazah Taruno Akhirnya Pulang ke Madiun, Adik Masih Dicari
-
Waspada! Gunung Semeru Erupsi Lagi, Kolom Abu Vulkanik Tembus 1,3 Kilometer
-
Buntut 198 Siswa dan Guru Tumbang Usai Santap MBG, SPPG di Tulungagung Disetop 20 Hari