SuaraJatim.id - Maling profesional membobol sebuah sebuah minimarket di Kabupaten Ngawi Jawa Timur dan menggasak uang puluhan juta rupiah.
Diduga, pelaku lebih dari satu orang. Mereka menjebol minimarket itu dengan cara melubangi tembok pagar dan toko kemudian masuk ke dalam.
Lokasi minimarket persisnya ada di Jalan raya Ngawi-Solo, masuk Desa Ngale Kecamatan Paron Kabupaten Ngawi. Dari sinilah pencuri tersebut masuk lalu melubangi toko dan menggasak uang puluhan juta didalam brankas.
Sebelum menjalankan aksinya, para bandit ini juga merusak CCTV minimarket sehingga aksi mereka tidak terekam kamera.
Peristiwa ini diketahui pada pagi hari saat karyawan akan membuka toko. Mereka kaget melihat brankas berisi uang sekitar Rp 27 juta sudah dalam kondisi rusak. Bahkan ratusan rokok di etalase pun raib.
"Taunya ke belakang berankas sudah rusak. uang di bankas sebanyak Rp 27 juta sudah diambil. Pagar lubangi. Brankas dibongkar paksa. selain ambil uang, pencuri juga ambil rokok," terang Ulfi Evilia, karyawan minimarket, seperti dikutip dari beritajatim.com, jejaring media suara.com, Selasa (14/9/2021).
Kejadian ini langsung dilaporkan ke polisi. Sudah tiga kali terjadi aksi pencurian dan perampokan di minimarket tersebut. Selain jauh dari pemukiman warga minimarket itu berada di pinggir sawah. Sehingga memudahkan pelaku dalam menjalankan aksinya.
"Saat ini masih berlangsung penyelidikan. Kami sudah lakukan olah TKP. Dari hasil pemeriksaan memang pelaku mengarah ke sawah. Total kerugian 30 juta. CCTV diambil oleh pelakunya," ujarnya.
"Lokasi minimarket jauh dari pemukiman dan sawah sudah tiga kali. kita akan dalami," Kompol Ricky Tri Dharma Waka Polres Ngawi
Baca Juga: Viral Pegawai Minimarket Pergoki Wanita Sembunyikan Barang dalam Tas, Isinya Bikin Melongo
Guna proses penyelidikan kini polisi memeriksa sejumlah saksi termasuk karyawan minimarket. Polisi juga mengamankan box kamera pengawas yang rekamannya diambil oleh pencuri sebagai barang bukti.
Berita Terkait
-
Viral Pegawai Minimarket Pergoki Wanita Sembunyikan Barang dalam Tas, Isinya Bikin Melongo
-
Mantan Kepala Desa Sidomulyo Ngawi Ditahan Perkara Korupsi
-
Nenek 60 Tahun Nekat Curi Bawang di Solo, Endingnya Malah Bikin Trenyuh
-
Terdesak Kebutuhan Ekonomi, Tukul Habisi Guru Ngaji Anaknya Saat Kepergok Mencuri
-
KPPU RI Soroti Minimarket Menjamur Hingga Pedesaan: Menghancurkan Pedagang Kecil
Terpopuler
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Margarito Kamis Jelaskan Isi Putusan MA, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah?
Pilihan
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
Terkini
-
Petani Sawit Berpotensi Keluar dari Sistem RSPO Jika Pendapatan Terus Menurun
-
BPBD Kabupaten Malang Tangani Banjir dan Longsor di Sejumlah Kecamatan
-
Banjir dan Longsor Terjang Malang Selatan, Sejumlah Akses Jalan Terputus
-
Longsor Rusak Pagar dan Plengsengan SDN 2 Pandean Trenggalek
-
Atap Honda Civic Ringsek Dihantam Pohon Tumbang di Tulungagung, 2 Korban Lolos dari Maut