SuaraJatim.id - Perkiraan cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) benar-benar terjadi. Hujan deras mengguyur Kota Surabaya dan sekitarnya, termasuk Sidoarjo Jawa Timur.
Hujan mengguyur sejak sore pukul 17.00 WIB dan merata di sejumlah wilayah. Di Sidoarjo bahkan hujan terjadi sampai malam hari pukul 20.15 WIB. Hujan menyebabkan jalan raya tergenang hingga menyebabkan kemacetan cukup parah, misalnya di pertigaan Aloha, Sidoarjo.
Sebelumnya, hujan deras disertai angin dan kilat diprediksi oleh BMKG bakal mengguyur wilayah Provinsi Jawa Timur, Selasa (14/09/2021).
Bukan hanya Jawa Timur, sebenarnya hujan lebat ini juga berpotensi di seluruh Indonesia, mulai dari wilayah Provinsi Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Bengkulu, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, dan Bali.
Bagian wilayah Provinsi Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Barat, dan Maluku Utara juga diprakirakan menghadapi kondisi cuaca yang sama.
BMKG menyampaikan bahwa kehadiran daerah konvergensi memicu peningkatan pertumbuhan awan hujan di beberapa bagian wilayah Indonesia.
Menurut BMKG, daerah sirkulasi siklonik di perairan barat Sulawesi Barat membentuk daerah pertemuan dan perlambatan kecepatan angin (konvergensi) yang memanjang dari Sulawesi Barat bagian Utara, Sulawesi Tengah hingga Selat Karimata bagian tengah.
Daerah konvergensi juga terpantau memanjang dari perairan barat Aceh hingga Selat Malaka, dari perairan barat Lampung hingga Riau, dari Kalimantan Tengah hingga Kalimantan Utara.
Kemudian dari perairan timur Kalimantan Utara hingga Kalimantan bagian utara, di Sulawesi Tenggara hingga Sulawesi Barat, dari perairan barat Papua Barat hingga Maluku Utara bagian selatan, dan dari Papua hingga Papua Barat.
Baca Juga: Pemuda Pasuruan Kalah Judi, Gelap Mata Bawa Kabur Mobil Majikan Lalu Jual di Toko Online
Berita Terkait
-
Pemuda Pasuruan Kalah Judi, Gelap Mata Bawa Kabur Mobil Majikan Lalu Jual di Toko Online
-
Best 5 Oto: Wali Kota Surabaya Hobi Motoran Vespa, Yard Built Bali Tampilkan Empat Karya
-
Sejumlah Daerah di Jatim Turun Level PPKM, Ini Rinciannya
-
Pemkot Surabaya Tolak 11.546 Usulan Bansos dari Warga, Ini Alasannya
-
Pemkot Tolak 11.546 Usulan Bantuan Sosial dari Warga
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
5 Fakta Kasus Satpam Perkosa Siswi SMP di Tuban: Kenalan Lewat Telegram, Disetubuhi di Kos!
-
WNA Asal Malaysia Terancam Hukuman Mati di Surabaya, Terlibat Jaringan Narkoba Internasional
-
Antisipasi Gas Beracun hingga Longsor, Wisata Kawah Ijen Ditutup Sementara
-
BRI Sambut Tahun Kuda Api dengan Imlek Prosperity 2026
-
3 Fakta Ayah dan Anak Terseret Lahar Semeru, Siswi SD Hanyut 5 Meter di Sungai Regoyo