SuaraJatim.id - Ketika warga Sidoarjo digegerkan dengan beredarnya video pria bugil naik sepeda motor di jalanan, di Jember Jawa Timur kasusnya beda lagi, ini seorang wanita yang gemar bugil sembarangan.
Di Desa Menampu Kecamatan Gumukmas Jember, perempuan Orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) ini diamankan warga ke kantor kepala desa lantaran meresahkan masyarakat. Ia kerap kali berjalan bugil dan meresahkan warga Desa Menampu.
Perempuan ODGJ ini sering melintasi permukiman warga dan jalan raya saat bugil. Kondisi ini membuat masyarakat risih sekaligus kasihan melihatnya, sehingga mereka kemudian melapor ke perangkat desa setempat.
"Kami tahu bahwa orang ini sedang dalam gangguan kejiwaannya. Tapi pemandangan tak lazim ini kan bisa merusak moral anak anak. Makanya hal tersebut kami laporkan ke aparat desa, biar ada tindakan pencegahan," kata Novan Fawait, warga Desa Menampu Jember, dikutip dari suarajatimpost.com, jejaring media suara.com, Jumat (17/09/2021).
Mendapati laporan itu, pemerintah desa setempat bersama aparat terkait mengamankan perempuan warga Dusun Dusun Krajan RT 01/ RW 08 Desa Menampu, Gumukmas. Perempuan tersebut diamankan di Kantor Desa Menampu.
Pihak Bhabinkamtibmas Menampu, Bripka Febiwasthu menyebut, pihaknya dengan didampingi oleh pihak desa telah melakukan koordinasi dengan pihak keluarga Mawar dengan maksud hendak menyerahkan Mawar, bukan nama sebenarnya, ke keluarganya untuk diawasi dan dirawat.
"Bersama dengan Babinsa dan aparat desa, kami sudah melakukan koordinasi, dengan maksud agar pihak keluarga melakukan pengawasan yang ketat terhadap Mawar. Namun pihak keluarga masih minta waktu untuk menyiapkan tempat khusus bagi Mawar, dengan begitu Mawar kami amankan dulu di kantor desa," ujar Febi.
Kepala Desa Menampu, H Aan Rofi'i membenarkan tentang Masalah pengaman ODGJ tersebut. Ia mengaku telah berkoordinasi dengan sejumlah pihak sebelum mengamankan perempuan ODGJ yang dianggap meresahkan warganya.
"Dengan banyaknya laporan warga tentang adanya wanita tanpa busana yang berkeliaran di jalanan, dan memang ODGJ, akhirnya setelah berkoordinasi dengan beberapa pihak terkait, kami sepakat mengamankan wanita tersebut," kata Aan.
Baca Juga: Cerita si Perekam Kejar Pria Bugil Naik Motor Ngebut di Jalanan Sidoarjo
"Kami telah mendatangi keluarga wanita itu dan koordinasi. Alhamdulillah pihak keluarga akhirnya mau mengerti dan sedang menyiapkan sebuah ruangan khusus untuk merawat Mawar," ujarnya memungkasi.
Berita Terkait
-
Cerita si Perekam Kejar Pria Bugil Naik Motor Ngebut di Jalanan Sidoarjo
-
Viral Pria Pengendara Motor Bugil Ugal-ugalan di Sidoarjo, Arek Endi Lur?
-
Edan! Pemuda Jember Ini Cabuli Siswi SMK Sambil Direkam, Lalu Ancam Video Disebar
-
Maling Dana Pendidikan, Tiga ASN Pemkab Jember Menyerahkan Diri ke Kejaksaan
-
Puluhan Ribu Butir Obat-obatan Berbahaya Gagal Beredar di Jember
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Gubernur Khofifah Terima Penghargaan CSR dan Pengembangan Desa Berkelanjutan Award 2026
-
Momentum Hari Kartini, Gubernur Khofifah Bagikan BBM Gratis & Sembako untuk Ojol Perempuan di Malang
-
Holding Ultra Mikro BRI Percepat Inklusi Keuangan dan Naik Kelas Debitur PNM
-
Gugatan Rp7 Miliar Ressa Terhadap Denada Kandas: Hakim PN Banyuwangi Sebut Salah Alamat
-
Ribuan Jemaah Embarkasi Surabaya Terbang ke Tanah Suci, 2 Orang Terpaksa Tertunda Karena Sakit