- Tim URC Polres Pasuruan Kota menangkap empat pelaku pemerasan berkedok penagih utang di wilayah Pasuruan Kota.
- Pelaku menghentikan dan mengintimidasi pengendara motor agar menyerahkan uang tebusan sebesar tiga juta rupiah secara paksa.
- Polisi berhasil menggagalkan aksi tersebut saat berpatroli dan menyita sejumlah barang bukti guna proses hukum lebih lanjut.
SuaraJatim.id - Suasana di jalur penghubung antarkecamatan di wilayah Pasuruan Kota mencekam. Seorang pengendara motor dikerumuni empat pria asing berwajah garang. Bukan karena kecelakaan, melainkan sebuah skenario jahat sedang dijalankan dengan modus motor bermasalah.
Namun, para pelaku tidak menyadari bahwa di antara keriuhan itu, moncong senjata personel polisi bersenjata lengkap sudah mengintai.
Tim Penembak Jitu dari Unit Reaksi Cepat (URC) Polres Pasuruan Kota yang tengah berpatroli berhasil mengendus gelagat tak beres tersebut.
Aksi premanisme berkedok penagih utang ini bermula saat korban dihentikan secara paksa di tengah jalan. Tanpa basa-basi, komplotan yang diketahui berinisial C, SH, Y, dan L ini menuduh kendaraan korban menunggak cicilan dan bermasalah secara administrasi.
Untuk memuluskan aksinya, korban digiring ke tempat sepi. Di sana, intimidasi mulai dilancarkan. Korban diancam akan dibawa ke kantor polisi jika tidak segera membereskan masalah tersebut di tempat.
"Di lokasi tersebut, korban diduga diminta menyerahkan sejumlah uang agar permasalahan kendaraannya dianggap selesai," ungkap Kasat Reskrim Polres Pasuruan Kota, AKP Dhecky Tjahyono Triyoga dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.
Dalam kondisi terdesak dan ketakutan, korban akhirnya menghubungi kerabatnya untuk mendatangkan dana segar sebesar Rp3 juta sebagai uang tebusan.
Ironisnya, setelah uang berpindah tangan, kawanan oknum ini justru tak kunjung melepaskan motor korban dan terus mempersulit keadaan.
Di saat itulah, tim patroli URC melakukan intervensi kilat. Melihat kedatangan petugas bersenjata lengkap, nyali keempat pria yang tadinya beringas langsung menciut. Mereka tak berkutik saat dikepung dan langsung diperintahkan tiarap di aspal.
Baca Juga: Apes! Niat Kencan Lewat Aplikasi OMI, Remaja Blitar Malah Masuk Jebakan Komplotan Pemeras
"Patroli URC ini kami laksanakan sebagai bentuk respons cepat terhadap potensi gangguan kamtibmas. Kejelian tim di lapangan berhasil menyelamatkan korban dari kerugian yang lebih besar," tegas AKP Dhecky.
Dari tangan pelaku, polisi menyita uang tunai hasil pemerasan serta beberapa unit sepeda motor yang digunakan untuk beraksi.
Saat ini, penyidik masih mendalami apakah keempatnya merupakan bagian dari lembaga pembiayaan resmi atau murni sindikat penipuan mandiri.
Pihak kepolisian memastikan akan menerapkan pasal berlapis terkait penipuan dan pengancaman berat terhadap para tersangka.
"Kami tidak akan memberikan ruang bagi aksi premanisme di Kota Pasuruan," pungkas Kasat Reskrim.
Berita Terkait
-
Apes! Niat Kencan Lewat Aplikasi OMI, Remaja Blitar Malah Masuk Jebakan Komplotan Pemeras
-
Sore Berdarah di Sukorame: Jeritan Histeris Membuka Tabir Kematian Tragis Sang Pemasar
-
Dianggap Menghina Presiden Prabowo, Akun Facebook Dilaporkan Kader Gerindra Pasuruan ke Polisi
-
Pascakecelakaan Maut Wonokitri, BB TNBTS Bongkar Ulang Standar Keamanan Jip Bromo
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
BPBD Kabupaten Malang Tangani Banjir dan Longsor di Sejumlah Kecamatan
-
Banjir dan Longsor Terjang Malang Selatan, Sejumlah Akses Jalan Terputus
-
Longsor Rusak Pagar dan Plengsengan SDN 2 Pandean Trenggalek
-
Atap Honda Civic Ringsek Dihantam Pohon Tumbang di Tulungagung, 2 Korban Lolos dari Maut
-
Terbongkar! Kelangkaan BBM di Jatim Ternyata Ulah Mafia: Negara Boncos Rp35 M, Pelaku Dijerat TPPU