- Kader Gerindra Pasuruan melaporkan akun Facebook @Rachel Rachel ke Polres Pasuruan pada Selasa, 2 Juni 2026.
- Laporan tersebut diajukan karena akun tersebut diduga menyebarkan ujaran kebencian serta penghinaan terhadap Presiden Prabowo Subianto.
- Polres Pasuruan telah menerima berkas aduan dan akan segera memproses kasus dugaan pelanggaran UU ITE tersebut.
SuaraJatim.id - Sebuah akun di Facebook bernama @Rachel Rachel menjadi sorotan setelah unggahan-unggahannya dianggap menyerang marwah Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Merasa martabat pimpinan nasional sekaligus simbol institusi partai diinjak-injak, rombongan kader Partai Gerindra Pasuruan dan tim advokasi hukum tak tinggal diam.
Mereka resmi membuat laporan di Polres Pasuruan untuk meminta keadilan hukum atas apa yang mereka sebut sebagai penghinaan berat.
Bagi para simpatisan di daerah, unggahan video yang tersebar di beranda @Rachel Rachel adalah provokasi yang konsisten disebar untuk memecah belah opini publik.
"Kami melaporkan akun Facebook bernama @Rachel Rachel ke Polres Pasuruan Kabupaten. Ini terkait konten dugaan ujaran kebencian, khususnya yang ditujukan kepada Presiden Prabowo Subianto," tegas Agus Setiya Wardana, perwakilan kader Gerindra Pasuruan, Selasa (2/6/2026) dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.
Anjar Supriyanto, salah satu anggota tim hukum, secara lugas menyatakan bahwa narasi yang dibangun oleh akun tersebut sudah masuk dalam kategori hasutan berbahaya.
"Kami ingin memberikan efek jera. Akun tersebut konsisten menyebarkan video ujaran kebencian yang sangat merugikan. Kami berharap polisi menerapkan pasal UU ITE terhadap pelaku," tegasnya.
Kasi Humas Polres Pasuruan, Iptu Joko Suseno, mengonfirmasi bahwa berkas aduan telah diterima dan segera diproses.
"Iya benar, ada pelaporan tersebut. Kami akan memprosesnya sesuai prosedur hukum yang berlaku," jelasnya singkat.
Baca Juga: Pascakecelakaan Maut Wonokitri, BB TNBTS Bongkar Ulang Standar Keamanan Jip Bromo
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
- Viral Karnaval Mirip Ritual Satanisme di Pekalongan, Ada Penyembelihan Hewan dan Okultisme
- Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil
Pilihan
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
-
Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
Terkini
-
Dedikasi 14 Tahun Mantri BRI Dewi Natalia, Bantu Pedagang Beralih dari Rentenir
-
Tidak Ada Berita Seharga Nyawa: Aksi Solidaritas Wartawan untuk 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau
-
Gubernur Khofifah Terima Audiensi PT Wiraraja Madura Internasional dan Delegasi Investor Kawasan
-
Dipecat PDIP Usai Kunjungi Jokowi, Achmad Hidayat Singgung Eri-Armuji
-
Santriwati di Ponpes Malang Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual, Polisi Turun Tangan