- Seorang pria berinisial RAR menyerang warga berinisial AA menggunakan senjata tajam di Kecamatan Nguling, Pasuruan, Kamis (28/5/2026).
- Pelaku melakukan aksi brutal dalam kondisi mabuk yang mengakibatkan korban mengalami luka serius di kepala dan tangan.
- Polsek Nguling berhasil menangkap pelaku beserta barang bukti celurit guna mencegah terjadinya konflik antarwilayah di daerah tersebut.
SuaraJatim.id - Insiden berdarah pecah di Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan, Kamis dini hari (28/5/2026) Pukul 04.30 WIB. Peristiwa ini nyaris menyulut api konflik antarwilayah.
Di bawah pengaruh minuman keras, seorang pria berinisial RAR, warga Kecamatan Grati, nekat melakukan aksi brutal yang menyasar seorang warga setempat berinisial AA.
Tanpa peringatan, sebilah senjata tajam jenis celurit diayunkan. Akibatnya fatal. AA tersungkur dengan luka robek serius di bagian kepala dan area tangan.
Sadar bahwa insiden ini melibatkan warga dari dua wilayah berbeda, Grati dan Nguling, polisi tak mau mengambil risiko. Potensi bentrok antardesa menjadi ancaman nyata jika emosi warga tak segera diredam.
Tiga personel Polsek Nguling segera meluncur ke tempat kejadian perkara (TKP). Di tengah situasi yang panas, petugas berhasil membekuk RAR tanpa perlawanan berarti.
Pelaku yang masih sempoyongan akibat sisa alkohol itu langsung digelandang ke markas polisi, bersama barang bukti sebilah arit atau celurit yang masih menyisakan jejak luka korban.
"Pelaku sudah kami amankan di Polsek untuk pemeriksaan intensif. Berdasarkan keterangan saksi, pelaku diduga kuat sedang di bawah pengaruh minuman keras saat melakukan aksinya," ujar Kapolsek Nguling, Iptu Kukuh dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.
Sementara RAR mendekam di balik terali besi, korban AA harus berjuang di fasilitas medis. Luka di pelipisnya menuntut penanganan darurat yang serius.
Tim kepolisian juga telah mengantongi hasil Visum et Repertum sebagai amunisi hukum untuk menjerat pelaku di pengadilan nanti.
Baca Juga: Kecelakaan Fatal Merenggut Nyawa Turis Asing di Jalur Wisata Pasuruan
Iptu Kukuh menegaskan bahwa pihaknya tidak akan main-main dalam menangani kasus ini. Koordinasi dengan Satreskrim Polres Pasuruan telah dilakukan untuk memastikan proses hukum berjalan tegak.
"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh isu-isu liar yang berkembang di luar. Serahkan semuanya pada proses hukum yang berlaku," tutup Kukuh.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
SPMB Jatim 2026 Dimulai! Ini Cara Ambil PIN Agar Tak Gagal Seleksi
-
Penerbangan Rute Surabaya-Jember Resmi Mengudara Lagi 1 Juni 2026, Cek Jadwalnya
-
Geger Pocong Sajam di Ponggok Buat Warga Resah, Kapolres Blitar Akhirnya Bongkar Faktanya
-
Geger! Ular Piton Nyeberang di Depan Polres Gresik Bikin Warga Panik
-
Gubernur Khofifah, Wagub, dan Keluarga Salat Idul Adha di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya