SuaraJatim.id - Peternakan sapi perah terbesar di Asia Tenggara, PT Greendfields Indonesia Farm 2 berkomitmen untuk berkontribusi terkait kesejahteraan masyarakat di sekitar lokasi peternakan.
Melalui dana Corporate Social Responsibility (CSR), PT Greenfields Indonesia Farm 2 secara rutin membagikan bantuan kepada masyarakat di sekitar area peternakan. CSR tersebut dibagikan kepada warga yang tersebar di 6 Desa di Kecamatan Wlingi dan Doko.
"CSR tesebut dibagikan ke warga di Desa Ngadirenggo, Tembalang, Tegalasri, Balerejo, Plumbangan dan Sumber Urip," kata Camat Wlingi, Darmadi, Selasa (14/9/2021).
Bantuan CSR tersebut rutin dibagikan kepada warga. Setiap bulannya, PT Greenfields Indonesia Farm 2 mengelontorkan bantuan kepada warga di enam Desa tersebut.
Di samping itu, PT Greenfields Indonesia Farm 2 juga menerima setoran susu yang berasal dari kemitraan sapi perah sekitar peternakan dan menjual susunya ke Kemitraan Sapi Perah Greenfields Indonesia Farm 2.
Tak hanya itu, PT Greenfields Indonesia Farm 2 juga memebangun kerjasama dengan masyarakat sebagai mitra pakan sapi. Pasalnya kebutuhan peternakan terhadap pakan sapi terhitung sangat tinggi.
Disinggung soal dampak limbah, Darmadi mengatakan PT Greenfields Indonesia Farm 2 sedang mencari solusi. Di sisi lain masyarakat diminta untuk tetap bersabar mengingat potensi ekonomi yang ditimbul sangat tinggi bagi warga di Kabupaten Blitar.
"Pasti ada negatif dan positifnya. PT Greenfileds punya masalah limbah misalnya. Ya sabar dulu. Pasti akan diselesaikan," ujarnya.
Darmadi berharap PT Greenfields Indonesia Farm 2 segera mengentaskan masalahnya terkait pengelolaan limbah di peternakan. Selain itu, masyarakat diharapkan tetap bersabar dan memberi kesempatan PT Greenfields Indonesia Farm 2 melakukan perbaikan.
Baca Juga: Jeritan Peternak Ayam Blitar, Sehari Merugi Minimal Rp 300 Ribu
Menurutnya, sangat disayangkan bila investasi besar harus angkat kaki dari Kabupaten Blitar. Dia mengharapkan agar masyarakat mendukung keberadaan PT. Greenfields.
Tag
Berita Terkait
-
Jeritan Peternak Ayam Blitar, Sehari Merugi Minimal Rp 300 Ribu
-
Bertemu Presiden di Istana, Suroto Si Peternak yang Bentang Poster di Blitar Minta Maaf
-
Heroik! Cerita Warga Menyelamatkan Mbah Paini Terjebak di Tengah Kobaran Api
-
Presiden Jokowi Ketemu Suroto, Peternak Ayam Petelur yang Bentangkan Spanduk di Blitar
-
Singgung Soal PMA, DPRD Jatim Beri Dukungan Greenfields Indonesia Farm 2 di Blitar
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
2 Oknum Perwira Polda Jatim Diduga Terlibat Jaringan Narkoba Internasional
-
Pelaku Belum Tertangkap, Keluarga Korban Pembunuhan di Bangkalan Minta Kejelasan
-
First Time ke Banyuwangi, Raline Shah Penasaran dengan Keindahan Alamnya
-
Megawati Soekarnoputri Kembali ke Blitar, Ini Agenda Lengkapnya
-
Surabaya Demam Piala Dunia 2026, Fans Rela Rogoh Kocek Jutaan untuk Jersey