SuaraJatim.id - Beberapa hari terakhir kasus flu anjing dan leptospirosis meningkat di Los Angeles Amerika Serikat. Kasus ini meningkat sejak Agustus 2021.
Akibat peningkatan kasus tersebut, Departemen Kesehatan Masyarakat Wilayah Los Angeles mendesak para pemilik anjing untuk melaporkan kasus flu anjing dan leptospirosis.
Menurut Dr. Karen Ehnert, direktur kesehatan masyarakat veteriner di departemen tersebut, menilai lonjakan kasus tersebut tidak normal.
"Saya berkarir di sini selama 21 tahun," kata Ehnert seperti dikutip saluran berita KTLA 5 pada Jumat (17/9).
"Ini pertama kalinya kami menghadapi wabah besar seperti itu," ujarnya.
Lebih dari 200 kasus flu anjing dan 119 kasus leptospirosis dilaporkan sepanjang September ini.
Otoritas setempat mengatakan angkanya lebih dari dua kali lipat pada Agustus ketika mereka mengumumkan peringatan awal wabah tersebut.
Wabah terbesar flu anjing atau CIV H3N2 mulai dilaporkan di wilayah terpadat di AS itu pada pertengahan Juli.
Canine influenza seperti flu pada anjing dan hanya menular pada anjing saja. Leptospirosis adalah penyakit bakteri yang menyebar melalui air seni hewan yang terinfeksi dan dapat ditularkan ke manusia.
Baca Juga: Mantap! 1 Juta Vaksin Pfizer dari Amerika Serikat Sudah Datang di Indonesia
Keduanya dapat menyebabkan anjing mengalami sakit ringan hingga parah, bahkan kematian.
Lewat pernyataan yang dirilis oleh otoritas pada Rabu, pejabat mengimbau para pemilik anjing agar berhati-hati membawa anjingnya ke taman atau "ke salon anjing" sebelum disuntik vaksin.
Mereka juga diminta untuk tetap menjaga anjing-anjingnya di rumah apabila piaraan mereka menunjukkan gejala seperti muntah atau terlihat lesu. ANTARA
Berita Terkait
-
Mantap! 1 Juta Vaksin Pfizer dari Amerika Serikat Sudah Datang di Indonesia
-
Buntut Koalisi AUKUS, Prancis Tarik Duta Besarnya dari AS dan Australia
-
Segera ke AS, Dul Jaelani Tak Sabar Duduk di Kursi Kurt Cobain
-
Ratusan Ribu Hamparan Bendera Putih Tandai Korban Tewas Akibat Covid-19 di AS
-
Polisi Ungkap Peredaran 5.052 Butir Ekstasi Dikemas Dalam Kaleng Makanan Anjing
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
Terkini
-
Dorong Efisiensi Korporasi, Tata Kelola BUMN Berbasis GCG Tuai Apresiasi
-
Pascakecelakaan Maut Wonokitri, BB TNBTS Bongkar Ulang Standar Keamanan Jip Bromo
-
Detik-Detik Ban Elf Meledak di Tol Jomo: Mobil Oleng dan Terbalik, Satu Orang Alami Luka Berat
-
Gubernur Khofifah Tinjau PG Ngadirejo Milik PT SGN, Optimis Capai Target Swasembada Lebih Cepat
-
Dua Dekade Lumpur Sidoarjo: Ekosistem Sungai Porong yang Tercekik dan Ikan yang Terdeformasi