SuaraJatim.id - Anggaran belanja dapur rumah dinas Wakil Wali Kota Surabaya Armuji ternyata lebih gede ketimbang anggaran belanja Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.
Hal ini diungkap Anggota Komisi A Bidang Hukum dan Pemerintahan DPRD Surabaya Imam Syafii dalam pembahasan Perubahan APBD Kota Surabaya 2021.
Ia mengungkapkan, anggaran belanja dapur di rumah dinas Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi sebesar Rp 348 juta, sedangkan anggaran belanja dapur rumah dinas Wakil Wali Kota Surabaya Armuji sebanyak Rp 442 juta.
"Kami baru ketahui itu saat rapat pembahasan Perubahan APBD Surabaya 2021 dengan Bagian Umum Pemkot Surabaya kemarin (22/9)," kata Imam Syafii di Surabaya, seperti dikutip dari Antara, Kamis (23/09/2021).
"Mungkin Pak Wawali lebih sering menerima tamu di rumah dinas, sehingga anggaran belanjanya lebih besar," ujarnya menegaskan.
Imam juga menyoroti besaran anggaran ucapan karangan bunga VIP yang dipakai bersama antara Wali Kota Surabaya dan Wakil Wali Kota Surabaya yaang mengalami kenaikan dari Rp 825 juta menjadi Rp 1,2 miliar.
"Kalau dulu karangan bunga ucapan lebih sering di pakai wali kota, sedangkan wakilnya jarang menggunakannya," kata Imam.
Namun, menurut Imam, secara keseluruhan penggunaan anggaran di Bagian Umum Pemkot Surabaya turun Rp 24 miliar, yakni dari APBD murni semula sebesar Rp 93 miliar turun menjadi Rp 68,6 miliar dalam APBD-P.
Selain itu, Imam juga sempat menanyakan mengenai anggaran PKK Surabaya, dimana pada periode sebelumnya Ketua PKK dijabat istrinya Sekretaris Kota Surabaya Hendrio Gunawan namun sekarang dijabat langsung istirnya Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.
Baca Juga: Satu Orang Tewas Setelah Truk Sampah Pemkot Surabaya Tabrak Pemotor
"Menurut Bagian Umum, PKK tidak dianggarkan, melainkan suppor kegiatan saja. Kalau ada kegiatan dibuatkan SPJ," kata Imam.
Berita Terkait
-
Satu Orang Tewas Setelah Truk Sampah Pemkot Surabaya Tabrak Pemotor
-
Pengunjung Anak-anak di Sejumlah Mal Kota Surabaya Mulai Meningkat
-
Pengusaha Surabaya Ini Borong Tempe Lalu Dibagikan Keliling Kepada Janda-janda
-
Hari Ini All-New Honda BR-V Launching di Surabaya, HSC Revisi Target Karena PPKM
-
Sidang Kasus Penganiayaan Jurnalis Tempo Nurhadi Diwarnai Protes Jaksa Penuntut Umum
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Misteri Motor Merah di Kaki Gunung Piramid: Dua Pendaki Hilang Tanpa Jejak
-
Heboh Gawang Persebaya Dicuri, Dipatahkan Jadi 16 Potong, Dua Pria Kini Berakhir Apes
-
Api Mengamuk di Kawasan Bromo, Akses Wisata dari Lumajang dan Malang Ditutup
-
Demi Selamatkan Nyawa Sang Ibu, Pengusaha Bawean Rogoh Kocek Ratusan Juta untuk Sewa Pesawat
-
Siapa Sari Sukoco? Korban KMP Mutiara Sentosa 2 yang Tak Pernah Sampai di Pelaminan