SuaraJatim.id - Seorang keponakan tega menghabisi nyawa pamannya sendiri di Kelurahan Lawangan Daya Kecamatan Pademawu Kabupaten Pamekasan Jawa Timur.
Peristiwa ini terjadi pada, Sabtu (25/9/2021) sekira pukul 15.16 WIB. Warga setempat pun geger dengan peristiwa itu sebab si keponakan menghabisi nyawa pamannya sendiri itu dengan kejam.
Korban berinisial Na (54), sementara pelaku berinisial Hs (32). Diduga, Hs tega membacok pamannya sendiri akibat dendam kesumat setelah beberapa waktu sebelumnya sempat cekcok gegara jalan.
Sunariyah menangis histeris melihat suaminya, Na, tewas mengenaskan dan bersimbah darah. Ia bahkan sempat pingsan dan tidak sadarkan diri.
Seperti dijelaskan Kasatreskrim Polres Pamekasan AKP Tomy Prambana, sejauh ini pihaknya masih melakukan proses penyelidikan.
Perihal motif terjadinya pembunuhan pihaknya belum bisa memberikan keterangan. Namun, jika sudah ada info lebih lanjut, akan menginformasikannya.
"Motif sementara terjadinya pembunuhan ini kami masih belum bisa mengutarakan," katanya, seperti dikutip dari suarajatimpost.com, jejaring media suara.com, Minggu (26/09/2021).
Ia menyebut, barang bukti yang dikantongi polisi berupa sebilah celurit. Celurit itu ia temukan di lokasi kejadian.
Hingga berita ini diturunkan, korban sudah dibawa ke RSUD Pamekasan untuk dilakukan autopsi.
Baca Juga: Menang Sebiji Gol Atas PSS Sleman, Permainan Madura United Belum Puaskan Rahmad Darmawan
Informasi yang beredar di masyarakat, korban mengalami luka di bagian atas telinga dan di bagian belakang leher, diduga akibat sabetan celurit.
Tag
Berita Terkait
-
Menang Sebiji Gol Atas PSS Sleman, Permainan Madura United Belum Puaskan Rahmad Darmawan
-
Bertarung Alot Lawan PSS, Madura United Akhirnya Petik Kemenangan Perdana
-
Kalah dari Madura United, Pelatih PSS Bingung Ada Perbedaan Permainan Skuatnya
-
Raih Kemenangan Perdana di Liga 1, Pelatih Madura United Belum Puas
-
Menang Tipis atas PSS Sleman, Madura United Raih 3 Poin Pertama di Liga 1 2021
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Maut di Balik Pintu Terkunci: Misteri Tewasnya Wanita Jombang di Kamar Kos Putat Jaya Surabaya
-
Menyabung Nyawa di Aliran Lahar: Kisah Hendra, Petugas Sensus Ekonomi di Kaki Semeru
-
Mau Ajukan Kartu Kredit Online? Kenali 4 Pilihan Kartu Kredit Bank Mega dan Keunggulannya
-
Didesak Mahasiswa, Dua Universitas di Jember Ogah Tanda Tangan Penolakan SPPG di Kampus
-
Jebol di Siang Bolong: Tahanan Narkoba Rutan Bangil Kabur Lompat Tembok