SuaraJatim.id - Persik Kediri hanya mampu bermain 0-0 melawan PSS Sleman. Konsekuensi dari hasil laga keenam BRI Liga 1 Indonesia ini adalah posisi pelatihnya, Joko Susilo alias Gethuk.
Kabar terbaru, Persik Kediri resmi mengakhiri hubungan kerja sama dengan pelatih Joko Susilo. Pertandingan melawan PSS Sleman itu menjadi laga terakhir Joko Susilo bersama Persik.
Kabar mengejutkan tersebut disampaikan Presiden Klub Persik Kediri Abdul Hakim Bafagih. Ia mengatakan, manajemen memiliki sejumlah pertimbangan mengakhiri kerja sama dengan coach Gethuk.
Salah satunya adalah evaluasi lima pertandingan Persik di awal kompetisi Liga 1 2021/2022. "Hari ini menjadi pertandingan terakhir coach Gethuk mendampingi tim," kata Hakim, seperti dikutip dari beritajatim.com, jejaring media suara.com, Minggu (03/10/2021).
Atas kerja keras yang sudah diberikan di Persik, Hakim mengucapkan terima kasih kepada coach Gethuk. Dia berharap, coach Gethuk bisa sukses di perjalanan karir kepelatihannya ke depan.
Sebagai pengganti coach Gethuk, manajemen menunjuk Alfiat sebagai pelatih karteker. Alfiat akan memimpin skuad Persik sampai manajemen menetapkan pelatih kepala yang baru.
Hakim lantas menjelaskan manajemen Persik sudah membuat kesepakatan dengan coach Gethuk saat pertama kali menjalin kerja sama di awal musim. Pihaknya memberikan target kepada sang pelatih dengan parameter yang telah disepakati.
Setelah lima laga yang dijalani, menurut Hakim, coach Gethuk belum mencapai target yang ditetapkan manajemen. Hal itulah yang menjadi dasar manajemen menghentikan kerja sama.
Hubungan manajemen Persik dan coach Gethuk tetap berjalan baik. Sebelum keputusan tersebut dibuat, manajemen sudah berkomunikasi dengan pelatih kelahiran Blora, Jawa Tengah (Jateng) itu.
Baca Juga: Fakta Baru Kasus Pembunuhan Pelajar SMP Pada Pacarnya di Kediri
"Komunikasi berjalan baik. Dan kami mengakhiri hubungan kerja sama ini dengan baik-baik," ungkapnya.
Berita Terkait
-
Fakta Baru Kasus Pembunuhan Pelajar SMP Pada Pacarnya di Kediri
-
Persib Bandung Kembali Gagal Raih Poin Penuh pada Laga Kontra PSM Makassar
-
Laga Big Match di Seri Kedua BRI Liga 1: Persib Vs Persija dan Persebaya Vs Arema FC
-
BRI Liga 1: Persebaya Hadapi PSIS Semarang Tanpa 4 Pemain Kunci
-
PSM Makassar Batalkan Kemenangan Persib Bandung di Stadion Wibawa Mukti
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
Kronologi 8 Ribu Ekor Anak Ayam Mati Terpanggang di Blitar, Hangus Usai Blower Kandang Meledak!
-
Nasabah BRI Hati-hati, Terjadi Penipuan Pakai File APK di Batang!
-
Gubernur Khofifah Serahkan Apresiasi 100 Seniman, 20 Juru Pelihara Cagar Budaya, 46 Sertifikat WBTB
-
Buka Bersama di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya, Khofifah Apresiasi Izin Kampung Haji Indonesia
-
5 Fakta Viral Sound Horeg di Mojokerto Diprotes: Rusak Rumah Warga, Musik dari Sore Sampai Subuh