SuaraJatim.id - Anggaran pengadaan baju dinas pimpinan dan anggota DPRD Bondowoso mencapai Rp 285 juta. Meski demikian, angka tersebut dianggap masih wajar.
Berdasarkan informasi dari Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kabupaten Bondowoso, pengadaan belanja pakaian dinas pimpinan dan anggota dewan itu persisnya dianggarkan Rp 285.750.000.
Sekretaris DPRD Bondowoso, Solikhin mengatakan, anggaran itu masih wajar dan sederhana dibanding daerah lain. Anggaran untuk belanja baju dinas itu juga telah diatur dalam PP Nomor 18 tahun 2017.
"Penganggaran baju ini merupakan hak anggota dewan. Iya setiap tahun (ada anggaran)," jelasnya mengutip dari TIMES Indonesia jaringan Suara.com, Rabu (6/10/2021).
Ia melanjutkan, anggaran baju dinas tersebut diperuntukkan bagi 45 anggota DPRD. Menurutnya, setiap anggota dewan akan mendapat baju dinas sekitar empat sampai lima pasang.
"Itu lupa saya, kalau tidak salah empat. Sekitar lima atau empat per anggota dewan," katanya tidak bisa menyebutkan secara pasti.
Menurutnya, ada beberapa pakaian nantinya. Yakni baju rapat, Pakaian Sipil Resmi (PSR), Pakaian Dinas Harian (PDH), Pakaian Sipil Harian (PSH) dan juga batik. Sementara mengenai penganggaran untuk baju dinas di tengah pandemi dianggapnya wajar saja.
"Namanya pejabat ya, masak bajunya rapat itu-itu saja," imbuhnya.
Menurutnya, anggaran DPRD Bondowoso juga telah direfocusing untuk menutupi defisit.
Baca Juga: Cakupan Vaksinasi di Bondowoso Ditargetkan 29 Ribu Dosis Setiap Pekan
"Bisa efisiensi dari yang lain, tak harus dari itu (anggaran baju dinas)," jelasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Janji Bebas Rp 40 Juta Berujung Tragis, Napi Makelar Dihajar di Lapas Blitar hingga Kritis
-
Janda di Pasuruan Melonjak Gegara Nikah Siri, 48 Istri Gugat Cerai Usai Suami Ketahuan Poligami
-
Kecelakaan Maut di Manyar Gresik, Pemotor Tewas Terlindas Truk Trailer!
-
Erupsi Gunung Semeru Luncurkan Awan Panas 5 Kilometer, BPBD Lumajang Keluarkan Imbauan Waspada
-
Jatim Target Produksi Jagung Tembus 5,4 Juta Ton 2026, Khofifah Ungkap Potensi Surplus Besar