SuaraJatim.id - Di setiap nama mengandung doa dan harapan orangtuanya. Begitu juga pada nama bocah tiga tahun asal Desa Ngujuran Kecamatan Bancar Tuban Jawa Timur yang disebut-sebut terpanjang di Indonesia.
Nama panjangnya terdiri dari 19 kata atau sekitar 120 huruf. Panggilanya Corodo, panjangnya: Rangga Madhipa Sutra Jiwa Cordosega Akre Askhala Mughal Ilkhanat Akbar Sahara Pi-Thariq Ziyad Syaifudin Quthuz Khoshala Sura Talenta.
Lalu apa sebenarnya tujuan orangtuanya memeberi nama sepanjang itu? Arif Akbar (31), ayah Cordo mengatakan tujuan memberi nama anaknya yang panjang itu agar anaknya mempunyai nalar yang panjang.
Nama itu tersebut juga didapatkan dari Mujoko Sahid, paman dari anak itu yang merupakan seorang tokoh adat yang ada di Kecamatan Bangilan Tuban.
"Terkait dengan nama anak saya yang panjang itu, biar anak saya punya penalaran panjang sepanjang namanya itu," ujar Arif Akbar, seperti dikutip dari beritajatim.com, jejaring media suara.com, Kamis (07/10/2021).
Masalahnya baru muncul belakangan. Arif kini mulai kesulitan mengurus akta kelahiran anaknya itu. Berkas pengajuan juga tidak bisa diproses dan dikembalikan oleh Dinas Kependudukan (Dispenduk) setempat.
Hal tersebut dikarenakan nama bocah itu terlalu panjang dan tidak bisa masuk dalam aplikasi Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) yang hanya terbatas sebanyak 55 karakter saja.
"Saya berusaha untuk mengurus Akte itu sudah sejak anak saya setelah lahir, tapi masih terus dikembalikan. Terakhir beberapa hari lalu sudah saya ajukan kembali, tapi juga belum ada kejelasan," ujarnya.
Karena tak kunjung ada kejelasan dari pihak Dukcapil, keluarga anak itu berusaha untuk melakukan klarifikasi terkait dengan pengurusan Akte Kelahiran itu.
Baca Juga: Ini Calon Nama Anak Kedua Baim Wong, Bikin Nagita Slavina Ngakak
Namun, karena namanya terlalu panjang, pihak keluarga sempat disarankan untuk mengubah nama anak tersebut supaya bisa untuk melakukan pengurusan Akte.
Setelah tidak ada solusi dari pihak Dukcapil Tuban dan anaknya masih belum bisa mendapatkan Akte Kelahiran, akhirnya Arif Akbar memuliskan surat terbuka kepada Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo.
Yang mana dalam suratnya kepada presiden itu, ia berharap anaknya bisa mendapatkan Akte Kelahiran sesuai dengan nama yang telah diberikan.
"Harapannya dengan menulis surat ini supaya segera bisa terrealisasi dapat Akte. Karena sebentar lagi anak saya sudah tiga tahun dan tahun depan juga sudah mulai sekolah," katanya menegaskan.
Berita Terkait
-
Ini Calon Nama Anak Kedua Baim Wong, Bikin Nagita Slavina Ngakak
-
Beri Nama Anak hingga 19 Kata, Bapak Ini Berakhir Susah Urus Akta hingga Surati Presiden
-
Sejarah Bandara Ngurah Rai Bali, Dibangun di Tengah Kuburan yang Sempat Dibom Jepang
-
Beri Nama Anak 19 Kata, Orang Tua Viral Kirim Surat ke Jokowi
-
Viral Anak Usia 3 Tahun Tak Punya Akta Lahir Karena Namanya Terdiri dari 19 Kata
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Viral Aksi Massa Nyaris Bakar Kantor Muhammadiyah di Madura, Ini Penyebabnya
-
Bara yang Dikira Padam Berujung Petaka, Gudang Arang di Bondowoso Hangus Terbakar
-
Berkat KUR BRI, Bisnis Usaha Gula Merah Rosidah Kini Berkembang Pesat
-
Uangnya Kelihatan Baru, Eh Ternyata Palsu! Penjual Jamu di Blitar Jadi Korban
-
Romantisnya Kebablasan, Pasutri Diciduk Polisi Usai Jadi Pengedar Sabu di Lamongan