SuaraJatim.id - Nama KH Marzuki Mustamar memuncaki hasil survei calon ketum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Kiai senior asal Malang, Jawa Timur itu menyalip nama-nama besar tokoh NU lainnya, termasuk KH Said Aqil Siradj sebagai petahana.
Seperti diketahui, Muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama direncanakan digelar pada Desember 2021 di Lampung. Muktamar NU ini mengusung sejumlah agenda besar, termasuk pemilihan ketua umum PBNU yang baru.
Melansir rilis resmi Institute for Democracy & Strategic Affairs (Indostrategic), sebesar 30,2 persen dari total 1200 responden Survei Nasional periode 23 Maret hingga 5 April 2021 yang berasal dari segmen masyarakat yang merasa memiliki kedekatan dengan Nahdlatul Ulama (NU), mengungkapkan calon ketum PBNU pilihannya.
Hasilnya, sebanyak 24,7 persen memilih KH Marzuki Mustamar (Ketua PWNU Jatim). Urutan selanjutnya disusul, KH Hasan Muttawakkil Alallah dan ketua umum incumbent (petahana) KH Said Aqil.
Nama Kiai muda, KH Bahaudin Nursalim (Gus Baha) juga muncul dan dipilih sebanyak 12,3 persen. Nama-nama lain yang muncul adalah KH Yahya Cholil Staquf, KH Marsudi Syuhud, KH Ahmad Fahrur Rozi Burhan, dan KH Ali Maschan Moesa.
Berikut rincian hasil suvei.
1. KH Marzuki Mustamar 24,7%
2. KH Hasan Mutawakkil Alallah 22,2%
3. KH Said Aqil Siroj 14,8%
4. KH Bahaudin Nursalim atau Gus Baha 12,4%
5. KH Yahya Cholil Staquf 3,7%
6. KH Marsyudi Syuhud 1,2%
7. KH Ahmad Fahrur Rozi Burhan 1,2%
8. KH Ali Maschan Moesa 1,2%
9. Tidak Tahu/ Tidak Jawab 18,5%
Temuan survei ini memiliki sejumlah catatan. Dari hasil crosed-tabulasi asal responden, angka-angka dukungan warga Nahdliyyin terhadap nama-nama tokoh dalam survei ini dipengaruhi oleh lebih terbukanya dukungan warga Nahdliyyin dari basis wilayah Jawa Timur, sehingga menempatkan dua nama Kiai Senior asal Jawa Timur di dua posisi awal, yakni KH Marzuki Mustamar (Malang) dan KH Hasan Mutawakil Alallah (Probolinggo).
Nama KH Said Aqil Siradj termasuk masih populer dan usulan namanya muncul secara merata dari berbagai wilayah.
Baca Juga: Jelang Muktamar NU, Gus Yahya Disebut Bakal Bersaing dengan Said Aqil
Namun di sisi lain, munculnya nama-nama baru seperti Gus Baha dengan dukungan warga Nahdliyyin yang memadai di bursa ini, juga bisa dipengaruhi oleh kuatnya aspirasi regenerasi kepemimpinan, untuk menghadirkan warna NU yang lebih fresh dan dinamis.
Media exposure Gus Baha di berbagai kanal media sosial belakangan ini juga menambah literasi keilmuan sekaligus popularitas nama Gus Baha di kalangan warga Nahdliyyin secara general, khususnya Jawa Tengah, Jogjakarta dan Jawa Timur.
Kendati demikian, terlepas dari pandangan, saran dan masukan dari para kiai sepuh dan Kiai Khos NU, utamanya yang tergabung dalam majelis Ahlul Halli Wal Aqdli, dinamika dukungan kekuatan politik terhadap nama-nama tersebut juga akan menentukan nama-nama calon Ketua Umum PBNU potensial karena dipilih oleh PWNU dan PCNU di Muktamar mendatang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
- Perbedaan Pompa Air Jet Pump vs Pompa Celup Submersible untuk Sumur Dalam, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
Terkini
-
Dugaan Kekerasan di SMPN 18 Kota Malang, Korban Bertambah Jadi Delapan Siswa
-
Dugaan Pencatutan Nama Presiden Bayangi Muktamar NU, Klaim Transaksi Suara Capai Rp400 Miliar
-
KPK Duga Sejumlah Kantor Pertanahan Setor Uang ke Oknum Kanwil BPN Jatim
-
Geger Kerangka Manusia Ditemukan di Kawasan Hutan Kedungpring Lamongan
-
Korban KM Virgo Transport 8, Jenazah Taruno Akhirnya Pulang ke Madiun, Adik Masih Dicari