SuaraJatim.id - Ada beberapa hal bacaan doa tidur dan amalan-analan baik sebagai penyempurnaan sebelum terlelap.
Setelah melakukan berbagai aktivitas, tubuh pasti merasa lelah dan cara paling manjur untuk menghilangkan rasa lelah adalah dengan tidur. Tubuh kita setidaknya memerlukan waktu sekitar delapan jam untuk tidur.
Dalam islam tidurnya seseorang digambarkan seperti karena saat kita tidur beberapa fungsi tubuh kita akan berkurang. Saat kamu tidur tidak ada seorang pun yang tau apa yang terjadi padamu termasuk denga apa yang kamu mimpikan. Karena itu, bacaan doa tidur sangat penting untuk diamalkan agar kita bisa terhindar dari gangguan setan.
Agama mengajarkan kita untuk mengamalkan bacaan doa sebelum tidur. Selain untuk menjaga tidurmu dari setan, ini juga bermakna agar kita bisa lekas rileks dan fungsi otak kita lebih tenang.
Hasilnya kamu akan bangun dalam keadaan badan segar kembali. Akan tetapi, sebelum tidur, ada beberapa hal yang sebaiknya kamu lakukan selain mengamalkan doa tidur. Hal-hal tersebut ialah sebagai berikut:
Berwudhu
Berwudhu merupakan cara umat islam untuk menjaga dirinya tetap dalam keadaan suci. Dalam Hadist Rasulullah Muhammad SAW disebukan bahwa “Barangsiapa tidur dalam keadaan suci maka diatas kepalanya terdapat malaikat. Tidaklah ia bangun, kecuali malaikat akan berdoa untuknya,’Ya Allah ampunilah hamba-Mu ini si fulan sungguh ia semalam dalam keadaan suci’”.
Membaca Ayat Kursi
Ayat kursi memiliki kekuatan besar untuk mengusir keberadaan makhluk tak kasat mata di sekitar kita. Sebagaimana diceritakan dalam hadist membaca ayat kursi sebelum tidur, maka malaikat akan menjaga tidurmu hingga masuk waktu subuh.
Baca Juga: Obat Tidur Nyenyak, Doa Sebelum Tidur Lalu Amalkan 2 Hal Ini
Bacaan Ayat Kursi
“Alloohu laa ilaaha illaa huwal hayyul qoyyuum, laa ta’khudzuhuu sinatuw walaa naum. Lahuu maa fissamaawaati wa maa fil ardli man dzal ladzii yasyfa’u ‘indahuu illaa biidznih, ya’lamu maa baina aidiihim wamaa kholfahum wa laa yuhiithuuna bisyai’im min ‘ilmihii illaa bimaa syaa’ wasi’a kursiyyuhus samaawaati wal ardlo walaa ya’uuduhuu hifdhuhumaa wahuwal ‘aliyyul ‘adhiim.”
Artinya;
“Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak atau boleh disembah), melainkan Dia yang hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya). Yang tidak mengantuk dan tidak juga tertidur. Kepunyaan-Nya adalah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Tiada yang dapat memberi syafaat di sisi Allah tanpa izin-Nya.
Baca Doa Tidur
Selanjutnya ialah membaca doa sebelum tidur. Seperti yang sudah dianjurkan oleh Rasulullah bahwa sebelum tidur sebaiknya kita membaca doa terlebih dahulu. Tidur dikatakan sebagai saudaranya mati, karena saat tidur kesadaran dan panca indera tubuh kita tidak berfungsi, hanya denyut jantung dan napas saja yang masih hidup.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
- Kunjungi Korban Gempa di NTT Hari Ini, Gus Miftah Gelontorkan Bantuan Rp500 Juta
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Nekat Jualan Dekat Masjid, Toko Miras di Blitar Akhirnya Digembok
-
Rekor MURI Esther Irawati: Profesor AI Perempuan Termuda RI yang Perangi Hoaks Lewat Mata Digital
-
Enam Penghargaan untuk BRI Group, Bukti Kinerja dan Transformasi Berkelanjutan
-
Pemuda Trowulan Tewas Hantam Bokong Dump Truk yang Parkir di Bahu Jalan
-
Siswi di Pamekasan Melahirkan Bayi Tak Bernyawa, Pelaku Ayah Kandung Sendiri