- Rahmad Ardi Zanuar tewas setelah menabrak bagian belakang truk berhenti di Trowulan, Mojokerto, Jumat pagi.
- Korban mengendarai Honda Scoopy berkecepatan tinggi menabrak truk pengantre gerbang pabrik karena diduga kehilangan konsentrasi.
- Petugas PMI mengevakuasi korban tewas ke RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo dan polisi menyita barang bukti.
SuaraJatim.id - Kecelakaan lalu lintas merenggut nyawa seorang pemuda tepat di Jalan Raya Domas-Jatirejo depan Pabrik Calvary, Kecamatan Trowulan, Mojokerto, Jumat (21/8/2026) pagi.
Rahmad Ardi Zanuar (25), warga Dusun Semanding, Desa Beloh, tak pernah sampai ke tujuannya. Pemuda yang mengendarai Honda Scoopy bernomor polisi S 3454 PT itu mengembuskan napas terakhirnya di lokasi kejadian setelah menghantam bagian belakang sebuah truk yang tengah berhenti di badan jalan.
Sekitar pukul 05.00 WIB, sebuah dump truck bernopol S 8019 JJ yang dikemudikan oleh Mujib Ridwan (54) berhenti di jalur arah utara. Truk tersebut sedang mengantre waktu, menunggu gerbang pabrik dibuka pada pukul 06.00 WIB untuk memuat koral.
Namun, masa tunggu yang tenang itu berubah mencekam sekitar pukul 05.50 WIB. Dari arah selatan, Rahmad yang melaju dengan kecepatan cukup tinggi diduga kehilangan konsentrasi.
Dia tak sempat menghindar hingga motornya menghantam sudut belakang kanan truk dengan sangat keras.
Tim Ambulance PMI Kabupaten Mojokerto yang tiba sesaat setelah kejadian mendapati kondisi korban sudah sangat kritis. Benturan hebat tersebut menyebabkan cedera fatal pada bagian vital korban.
"Korban mengalami cedera mematikan pada bagian kepala. Saat kami tiba, nyawa korban sudah tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian," ungkap Yermianti Tyas Pradani, petugas PMI Kabupaten Mojokerto dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.
Petugas kemudian mengevakuasi jenazah Rahmad ke Kamar Jenazah RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo, Kota Mojokerto, menyisakan duka mendalam bagi keluarga yang ditinggalkan.
Unit Gakkum Satlantas Polres Mojokerto segera melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk merangkai detail kronologi.
Baca Juga: Mengantuk Sekejap, Pikap L300 Terjun Bebas ke Sungai di Blitar
Selain memeriksa kondisi kendaraan yang kini ringsek, polisi juga meminta keterangan dari sopir truk asal Gresik tersebut.
"Kedua kendaraan sudah kami amankan sebagai barang bukti untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut," ujar petugas di lokasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Pemuda Trowulan Tewas Hantam Bokong Dump Truk yang Parkir di Bahu Jalan
-
Siswi di Pamekasan Melahirkan Bayi Tak Bernyawa, Pelaku Ayah Kandung Sendiri
-
BRI Optimalkan Potensi Emas Indonesia Melalui Holding Ultra Mikro
-
Tampilan Baru Qlola by BRI Hadir, Kelola Transaksi Bisnis Makin Terintegrasi
-
Misteri Hilangnya Fitra di Samudera Hindia: Lenyap dari Kamar Kapal