- Mobil pikap yang dikemudikan S terjun ke sungai di Desa Mronjo Blitar pada Kamis pagi.
- Kecelakaan tunggal tersebut diduga terjadi akibat pengemudi mengalami kelelahan atau mengantuk di jalan menurun.
- Korban sempat dilarikan ke rumah sakit namun akhirnya dinyatakan meninggal dunia akibat luka berat.
SuaraJatim.id - Sebuah mobil pikap Mitsubishi L300 berakhir tragis di dasar sungai setelah kehilangan kendali di jalur menurun yang menikung tajam di Desa Mronjo, Kecamatan Selopuro, Blitar, Kamis (20/8/2026) pagi.
Insiden maut yang terjadi sekitar pukul 06.30 WIB ini merenggut nyawa S (64), warga setempat yang berada di balik kemudi.
Kejadian bermula saat kendaraan yang dikemudikan S melaju di kawasan tikungan sebelah barat Sungai Jari. Kontur jalan yang menurun menuntut konsentrasi penuh dari setiap pengendara. Namun, pikap tersebut justru meluncur tak terkendali.
Setelah menghantam pembatas jalan dengan keras, kendaraan itu terjun bebas ke dasar sungai. Warga yang mendengar suara benturan segera berlarian menuju lokasi, mencoba menyelamatkan S yang terjebak di dalam kabin dalam kondisi luka berat.
Tim gabungan dari Polsek Selopuro dan Unit Gakkum Satlantas Polres Blitar segera mengevakuasi korban ke RSUD Wlingi.
Nahas, meski tim medis telah berupaya maksimal, nyawa S tidak tertolong. Ia dinyatakan meninggal dunia saat menjalani perawatan darurat.
Berdasarkan olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi menemukan petunjuk kuat bahwa kecelakaan tunggal ini dipicu oleh faktor kelelahan. Konsentrasi yang buyar di detik-detik krusial membuat pengemudi gagal menaklukkan tikungan tajam tersebut.
"Korban meninggal dunia, untuk penyebab diduga sopir mengantuk," ungkap Kasat Lantas Polres Blitar, AKP Galih Yasir Mubaroq, Kamis (20/8/2026) dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.
AKP Galih Yasir mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam memanajemen waktu perjalanan. Rasa kantuk tidak bisa dilawan hanya dengan segelas kopi atau kecepatan tinggi; satu-satunya obat adalah istirahat.
Baca Juga: Detik-Detik Mobil SPPG Magetan Terguling Usai Hantam Tiang Wi-Fi
"Jangan dipaksakan. Segera berhenti dan beristirahat di tempat yang aman jika merasa lelah. Selalu kontrol kondisi kendaraan dan taati aturan lalu lintas. Ingat, stop pelanggaran, stop kecelakaan," tegasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Mengantuk Sekejap, Pikap L300 Terjun Bebas ke Sungai di Blitar
-
Gubernur Khofifah Dorong Penguatan Kerja Sama Jatim-Singapura di Bidang Investasi dan SDM
-
Petaka di Ladang Tembakau: Balita di Sampang Tewas Tenggelam di Kubangan Air
-
Jatim Raih 2 Penghargaan JDIH Nasional dengan Predikat AA dan Nilai 100
-
BRI Rayakan Rekor MURI: Pameran Kredit Kendaraan Terbesar di 131 Lokasi Bersamaan