SuaraJatim.id - Polres Kota Batu menyatakan akan melakukan pengawasan ketat terkait penerapan protokol kesehatan saat libur Natal, dan Tahun Baru 2022, karena hingga saat ini pandemi Covid-19 belum berakhir.
Kapolres Kota Batu AKBP I Nyoman Yogi Hermawan mengatakan bahwa kasus positif Covid-19 di Kota Batu, dan Jawa Timur memang sudah melandai, namun harus tetap waspada.
"Memang saat ini sudah landai, tapi kita tidak boleh mengesampingkan segala sesuatu hal, terutama pada saat libur Natal, dan tahun baru 2022," kata Yogi di Kota Batu, Jawa Timur, Selasa (26/10/2021).
Yogi menjelaskan, Kota Batu merupakan salah satu daerah tujuan wisata di Jawa Timur, sehingga, diperkirakan akan ada mobilitas masyarakat pada saat perayaan Natal, dan libur tahun baru 2022.
Menurutnya, dengan kondisi tersebut, pihaknya akan memastikan setiap destinasi wisata yang ada di wilayah Kota Batu akan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Pengawasan tersebut termasuk penggunaan aplikasi PeduliLindungi.
"Kami akan memastikan destinasi wisata menerapkan protokol kesehatan ketat, dan mengawasi dalam pelaksanaan aplikasi peduliLindungi," ujarnya.
Langkah pengawasan tersebut perlu dilakukan agar setelah libur perayaan Natal dan Tahun Baru 2022, tidak ada lonjakan kasus konfirmasi positif Covid-19, seperti yang terjadi pada waktu sebelumnya.
Oleh karena itu, pihaknya akan menggandeng Pemerintah Kota Batu, termasuk para pelaku industri wisata, agar bisa mengawasi penerapan protokol kesehatan secara ketat, khususnya pada saat libur Natal dan tahun baru 2022.
"Kita harus sama- sama memastikan bahwa pelaksanaan kegiatan khususnya di dalam masa libur Natal, dan tahun baru nanti, betul-betul mengedepankan aspek kesehatan. Prokes merupakan harga mati yang tidak bisa ditawar lagi," tuturnya.
Baca Juga: Ada Temuan Peserta Vaksinasi di Tempat Wisata Diminta Rp 900 Ribu, Dusun Bambu Buka Suara
Tercatat, hingga saat ini, secara keseluruhan di wilayah tersebut, ada sebanyak 3.106 kasus konfirmasi positif Covid-19. Dari total tersebut, sebanyak 2.883 orang dilaporkan telah sembuh, 266 orang dinyatakan meninggal dunia, dan sisanya berada dalam perawatan. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Jatim Hattrick OTT KPK, Wagub Emil Soroti Moralitas Personal: Dalamnya Hati Siapa yang Tahu?
-
Disegel KPK, Plt Bupati Tulungagung Belum Bisa Berkantor di Pendopo
-
BRI Luncurkan Fitur Tebus Gadai di BRImo, Promo 10% Sampai Juni 2026
-
Pegang KTA Gatut Sunu Wibowo Tak Diakui Kader, Alasan Gerindra: Belum ikut Bimtek
-
Misteri Meledaknya Mesin Pengering di SPPG Ngawi: Saat Tombol 'Start' Mengubah Dapur Menjadi Petaka