SuaraJatim.id - Nasib baik masih menghampiri Ahmad Rizal warga Desa Kotakusuma, Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean, Gresik. Pria berusia 32 tahun itu dibacok dua orang tak dikenal sebanyak dua kali tapi masih selamat.
Rizal ditebas senjata tajam pada bagian punggung dan tangan kirinya. Kekinian, Rizal dirawat di Ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Ibnu Sina Gresik.
Rizal juga sempat tak sadarkan diri karena darah yang dikeluarkan terlalu banyak. Terlihat tangan dan punggungnya sudah dirawat, dibalut perban. Ia bersyukur sekali bisa selamat dari peristiwa tragis itu.
Kejadian pengeroyokan itu diceritakan Rizal, pada Selasa (26/10/2021) sekitar pukul 22. 00 WIB. Saat itu dirinya mengendarai sepeda motor seorang diri hendak menuju ke Alun-alun Bawean. Tepatnya di area jembatan antara Dusun Bengko Sobung dan Barat Sungai desa setempat, dua orang tak dikenal menghadangnya.
Semula Rizal tak begitu curiga karena dua orang misterius itu seperti mencari ikan. Keduanya tak terlihat membawa senjata tajam (sajam). Begitu ia mendekat, dua orang itu tanpa ragu mengeluarkan sajam lalu membacok punggung dan tangan kiri Rizal. Seketika itu korban lari menyelamatkan diri ke perkampungan warga.
"Motor saya tinggalkan, langsung lari mencari pertolongan. Darah mengucur deras. Saya ketuk rumah warga satu per satu mencari pertolongan," katanya, Kamis (28/10/2021).
Belakangan diketahui, motor yang ditinggalkan korban tidak disentuh sama sekali oleh dua pelaku. Besar kemungkinan pelaku bukanlah begal maupun pencuri motor. Melainkan diduga kawanan yang dendam dengan korban. Rizal sendiri masih binggung, kenapa dirinya menjadi korban bacokan. Padahal ia tak merasa punya masalah dengan orang.
"Setelah mendapatkan pertolongan, saya langsung dibawa ke klinik Harapan Bunda Sangkapura Pulau Bawean. Tangan siku kiri, tak bisa tekuk, dan luka juga lengan punggung, tulang urat dalam juga ada putus," terangnya.
Karena luka yang serius, Rizal akhirnya dirujuk ke RSUD Ibnu Sina Gresik. Disana ia mendapatkan perawatan intensif. Dalam kasus ini, Ia berharap polisi segera menangkap pelaku. Apalagi kawanan ini secara sengaja dan sadar ingin menghilangkan nyawanya.
Baca Juga: Sempat Ngaku Dikeroyok-Lapor Polisi, Anggota DPRD Pekanbaru Minta Damai
Sementara itu, Kapolsek Sangkapura Bawean Iptu Sujai mengatakan, sudah mendapatkan laporan terkait kasus penganiayaan itu. Bersama jajarannya, kasus ini sudah diselidiki. Hanya saja, hingga kini pihaknya belum memgantongi identitas kedua pelaku.
“Masih kita lidik, korban juga tidak kenal dengan orang itu. Sedangkan saksi tidak ada saat kejadian,” ungkapnya melalui sambungan telponnya.
Dari keterangan korban, lanjut Sujai, satu pelaku tinggi 170 sentimeter, dan satu pelaku agak berbadan gendut. Bagaimana jika itu preman atau orang suruhan, Kapolsek secara tegas masih melakukan penyelidikan tentang itu.
Kontributor : Amin Alamsyah
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Karhutla Bromo Meluas Jadi 176 Hektare, Pemadaman Diperkuat Dua Helikopter dan Drone
-
Polda Jatim Petakan Kerawanan Telaga Sarangan, Parkir hingga Bekas Longsor Jadi Perhatian
-
Kabel Tembaga Ngumpet di Jok Vario, Aksi Dua Pekerja di Gresik Berakhir di Tangan Polisi
-
Pilu! TKW Asal Tulungagung Tertipu Modus Asmara, Kerugian Capai Rp622 Juta
-
Mahar Pengkhianatan Rp622 Juta: TKW Tulungagung Ditipu Calon Suami