SuaraJatim.id - Kasus dugaan kekerasan seksual pengasuh pondok pesantren (ponpes) di Mojokerto, Jawa Timur terus didalami. Terkini, polisi menyebut korban bertambah empat orang santriwati.
Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko menyatakan, korban dugaan rudapaksa atau perkosaan yang dilakukan pengasuh ponpes berinisial AM (52) bertambah.
"Dari hasil pengembangan kasus yang dilakukan oleh Polres Mojokerto, korban bertambah 4 orang, jadi ada 5 orang korban," ujarnya mengutip dari TIMES Indonesia jaringan Suara.com, Kamis (28/10/2021).
Diberitakan sebelumnya, pengasuh pondok pesantren Darul Muttaqin di Mojokerto, berinisial AM (52) dilaporkan ke pihak kepolisian terkait tindakan kekerasaan seksual dan pemerkosaan, Jumat (10/10/2021) lalu. AM (52) sendiri dilaporkan ke pihak kepolisian oleh orangtua korban atas dugaan rudapaksa yang dilakukannya terhadap anaknya yang masih berusia 14 tahun.
Gatot melanjutkan, bahwa para korban tersebut saat ini sedang mendapat pendampingan psikologi dari Komnas Perlindungan Anak (Komnas PA).
Polda Jatim telah memastikan Polres Mojokerto serius dan berkomitmen mendalami kasus tersebut untuk mengetahui apakah masih ada korban atau tidak.
"Polda hanya memberikan asistensi, karena dianggap Polres mampu menangani hal itu," tuturnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
Pilihan
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Untuk Jadi Bos BI
-
Suram! Indonesia Masuk Daftar 27 Negara Terancam Krisis Struktural dan Pengangguran
Terkini
-
Profil Maidi, Wali Kota Madiun: 7 Fakta dan Kontroversi Sebelum OTT KPK
-
OTT KPK di Madiun: 7 Fakta Dugaan Fee Proyek dan Dana CSR yang Menyeret Wali Kota
-
8 Fakta Kronologi OTT KPK di Madiun, Wali Kota Ikut Dibawa ke Jakarta
-
Melampaui Target! Realisasi Investasi Jatim 2025 Tembus Rp147,7 Triliun
-
Perkuat Pendidikan, Khofifah Resmikan Fasilitas dan Revitalisasi 22 SMA/SMK/SLB