SuaraJatim.id - Rasulullah SAW terlah bersabda, dari Ummi Salamah radhiyallahu anha tentang niat mandi wajib mani bahwa Ummu Sulaim istri Abu Thalhah bertanya: "Ya Rasulullah sungguh Allah tidak malu bila terkait dengan kebenaran, apakah wanita wajib mandi bila bermimpi? Rasulullah SAW menjawab: "Ya, bila dia mendapati air mani". (HR. Bukhari dan Muslim).
Niat mandi wajib mani perlu dibaca oleh laki-laki untuk menyucikan tubuhnya karena hadast besar.
Hal ini karena seorang laki-laki telah mengalami mimpi basah dengan keluar air mani.
Lalu bagaimana niat mandi wajib mani bagi laki-laki?
Mandi wajib merupakan sebuah kewajiban bagi setiap muslim yang memiliki hadas besar dan hendak melakukan kegiatan beribadah seperti sholat, tawaf mengelilingi Ka’bah, menyentuh dan membaca mushaf Al Quran.
Mandi wajib menjadi salah satu syarat yang harus dipenuhi saat hendak melaksanakan ibadah setelah mengalami hadast besar.
Berikut ini adalah niat mandi wajib mani bagi laki-laki dan tata cara untuk melaksanakannya.
Bacaan Niat Mandi Wajib
“Nawaitul ghusla liraf'il hadatsil akbari fardhon lillaahi ta'aala”
Baca Juga: Bagaimana Jika Tak Hapus Tato saat Taubat? Tetap Dosa?
Artinya: “Saya niat mandi untuk menghilangkan hadas besar karena Allah”.
Tata Cara Mandi Wajib Laki-Laki
Dalam melaksanakan mandi wajib, terdapat tata caranya yang wajib untuk dimengerti oleh setiap muslim agar mandi wajib diterima dan sah untuk melaksanakan berbagai aktivitas ibadah.
- Membaca niat mandi wajib
- Kemudian membasuh tangan hingga 3 kali untuk menghilangkan kotoran dan najis
- Lalu bersihkan bagian tubuh yang dianggap kotor dan susah untuk dijangkau menggunakan tangan kiri. Bagian tubuh yang sulit dijangkau dan rentan terhadap kotoran antara lain pada bagian kemaluan, dubur, bawah ketiak, dan pusar.
- Basuh tangan untuk kedua kalinya dan bersihkan bagian tubuh yang kotor dengan cara membilasnya hingga bersih.
- Berwudhu.
- Setelah berwudhu, siram pada bagian kepala hingga 3 kali hingga terkena kulit kepala.
- Menyiram seluruh badan mulai dari sebelah kanan dan kiri masing-masing 3 kali dan memastikan air dapat mengalir pada lipatan-lipatan kulit dari ujung kepala sampai ujung kaki.
Berita Terkait
-
Menapaki Jejak Rasulullah SAW di Masjid Nabawi
-
Mengintip Sisi Humor dan Sosial Rasulullah di Buku Semua Ada Saatnya
-
Merinding! Menapaki Masjid Al Ghamamah di Madinah, Saksi Bisu Salat Id Pertama Rasulullah
-
Sa'adatud Darain fi al-Shalah 'ala Sayyid al-Kaunain: Menyelami Samudra Cinta dengan Shalawat
-
Ambergris Aromanya Seperti Apa? Minyak Wangi yang Disukai Rasulullah
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Lapas Jadi Markas Penipuan Online, Polda Jatim Bongkar Sindikat Emas Palsu
-
Basarnas: Cuaca Buruk Jadi Tantangan Evakuasi Korban KMP Mutiara Sentosa II
-
Lima Korban KMP Mutiara Sentosa II Teridentifikasi, DVI Pastikan Bukan Tewas Terbakar
-
Lewat BRI Peduli, PMI di Taiwan Dibekali Literasi Keuangan dan Strategi Mengembangkan Usaha
-
Muktamar NU 2026 di Jombang, Hatim Gazali Dorong Lahirnya Pemimpin Berintegritas