SuaraJatim.id - Apa saja agama tertua di dunia? Agama merupakan sistem yang mengatur kepercayaan dan peribadatan kepada Tuhan Yang Maha Esa beserta kaidah yang berhubungan dengan budaya dan pandangan dunia yang menghubungkan manusia dengan tatanan kehidupan.
Ada sekitar 4.200 agama yang ada di dunia. Hampir semua agama mempunyai mitologi, simbol dan sejarah suci yang dimaksudkan untuk menjelaskan makna hidup serta asal usul kehidupan atau alam semesta.
Dari sekian banyak agama yang ada di dunia, baik yang masih ada penganutnya ataupun sudah tidak ada, agama apakah yang menjadi agama tertua di dunia?
Sejumlah literatur atau catatan sejarah terdapat perbedaan terkait hal itu. Hal itu berdasarkan bukti atau cara pendang yang diperoleh oleh para peneliti.
Berikut agama tertua di dunia:
1. Brahmanisme
Agama Brahmanisme juga dikenal dengan sebutan Weda Brahmanisme. Kepercayaan ini dianggap sebagai agama paling tua di dunia karena sudah ada sejak 8.000-6.000 Sebelum Masehi.
Keyakinan yang dipercayai agama ini adalah kekuatan alam berasal dari para dewa dan dan dewi. Dewa yang dimaksud yakni Dewa Matahari, Dewa Api, Dewa Angkasa, Dewa Siwa dan lain-lain. Karena juga menyembah banyak dewa, ada sebagian yang menganggap agana ini sama dengan Hindu.
2. Agama Hindu
Baca Juga: Berdasarkan Jumlah Penganutnya, Ini Urutan Agama Terbesar di Dunia
Agama Hindu juga merupakan agama yang tertua di dunia. Agama ini diyakini sudah ada sejak 7.000-6.000 Sebelum Masehi. Agama ini muncul setelah Brahmanisme. Hindu muncul dengan kitabnya Weda di India.
Agama ini merupakan konversi dari Brahmanisme. Hingga kini Hindu masih eksis, bahkan berada di peringkat ketiga dalam daftar agama dengan penganut paling banyak di dunia.
Persebaran agama Hindu dimulai dari lembah sungai Indus atau Pakistan modern. Kata Hindu sendiri berasal dari kata Persia yakni sindhu yang bermakna sungai. Kitab suci tertua agam Hindu adalah Rig Veda, yang umurnya sudah sekitar 3.500 tahun.
3. Penganut Yahudi
Agama inu muncul sejak 6000 Sebelum Masehi. Yahudi merupakan cikal bakal agama samawi seperti Islam dan Kristen. Saat ini penganutnya sudah tersebar di berbagai belahan dunia. Kini pemeluk agama Yahudi sebagian besar menetap di Israel. Israel diyakini sebagai tempat di mana kepercayaan ini diciptakan.
Kini ada sekitar 18 juta orang yang memeluk Yahudi. Bagi agama Islam dan Kristen, sejarah Yahudi tidak asing lagi, terutama dalam hal Nabi Musa menyelamatkan bangsa Israel dari penindasan Mesir.
Tag
Berita Terkait
-
Jubir Buka Peluang JK Dialog soal Laporan Dugaan Penistaan Agama
-
Jubir Jusuf Kalla Respons Laporan Polisi Terkait Dugaan Penistaan Agama saat Ceramah di UGM
-
Kasus Mens Rea: Pandji Pragiwaksono Temui Pelapor di Polda Metro Jaya, Ini Hasil Pertemuannya
-
4 Syarat Novel Bakmumin Agar Laporan ke Pandji Pragiwaksono Dicabut
-
Mediasi Dugaan Penistaan Agama Pandji Pragiwaksono, Novel Bamukmin Datangi Polda Metro Jaya
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
BRI Luncurkan Fitur Tebus Gadai di BRImo, Promo 10% Sampai Juni 2026
-
Pegang KTA Gatut Sunu Wibowo Tak Diakui Kader, Alasan Gerindra: Belum ikut Bimtek
-
Misteri Meledaknya Mesin Pengering di SPPG Ngawi: Saat Tombol 'Start' Mengubah Dapur Menjadi Petaka
-
Selamat Tinggal 'Zombi Digital': Sekolah di Jawa Timur Resmi Batasi Penggunaan Gadget
-
Cegah Dampak Negatif Digital, Pemprov Jatim Resmi Berlakukan Pembatasan Gadget di SMA/SMK/SLB