SuaraJatim.id - Surat Thaha merupakan surat yang ke 20 dalam susunan mushaf Al Quran dan terdiri dari 135 ayat. Surat ini dimulai dengan huruf muqattha'ah (Tha, Ha) sehingga disebut sebagai surat Thaha. Berikut bacaan surat Thaha ayat 41.
Surat Thaha ayat 41 menjelaskan tentang salah satu karunia Allah SWT yang dianugerahi kepada Nabi Musa AS. Ayat tersebut mengandung pernyataan Allah memilih Nabi Musa sebagai utusannya.
Bacaan Surat Thaha Ayat 41 Lengkap dengan Latin dan Terjemahannya.
Bacaan latin: Waana'tuka linafs
Artinya: "dan Aku telah memilihmu (menjadi rasul) untuk diri-Ku."
Ayat di atas merupakan salah satu nikmat Nabi Musa yang dipilih Allah sebagai penyampai wahyu tentang akidah tauhid dan agama yang lurus kepada umat manusia.
Berdasarkan tafsir dari Al Quran Kementerian Agama (Kemenag), surat Thaha ayat 41 merupakan kelanjutan penjelasan mengenai karunia kedelapan dari Allah SWT yang diturunkan kepada Nabi Musa AS.
Karunia kedelapan yang dimaksud adalah Allah SWT memilih Nabi Musa AS menjadi rasul. Yang artinya, dipercaya sebagai orang yang menegakkan hujjah atas kebenaran yang dibawanya dan memimpin umat manusia untuk bertauhid mengesakan Allah SWT.
Nabi Musa mendapat perintah dari Allah untuk mengajak Firaun kembali ke jalan yang benar. Nabi Musa lahir pada masa Fir'aun yang merupakan waktu yang paling bermuatan politik dalam sejarah. Firaun merupakan Raja Mesir yang terkenal dengan kezaliman dan kekejamannya disaat itu.
Baca Juga: Bacaan Latin, Arab dan Isi Kandungan Surah Al Buruj Ayat 1-22
Saat menjalankan perintahnya, Nabi Musa dibekali Allah dengan beberapa mukjizat, salah satunya dapat berbicara langsung dengan Allah. Karena mukjizat tersebut, beliau pun mendapat julukan Kalimullah. Selain Nabi Musa, ada Nabi Muhammad SAW yang juga dapat berbicara langsung dengan Allah pada peristiwa Isra’Miraj.
Mukzizat Nabi Musa lainnya adalah tongkatnya yang bisa menjadi ular dan mampu membelah laut merah.Tak hanya itu saja, Allah SWT juga menurunkan Kitab Taurat kepada Nabi Musa.
Dalam kisah Nabi Musa juga mengungkap sifatnya yang sabar serta memiliki keteguhan hati menghadapi kezaliman Firaun. Sifat inilah yang membuatnya masuk dalam golongan Nabi dan Rasul Ulul Azmi.
Itulah sepenggal kisah Nabi Mussa yang tercantum dalam Al Qur'an Surat Thaha ayat 41.
Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Jerat di Balik Layar Game Online: Kisah Siswa SD Tulungagung yang Nyaris Terperosok Radikalisme
-
Pinjamkan Uang ke Bupati Ponorogo untuk Modal Pilkada, Pengusaha Ini Disambangi KPK
-
Gubernur Khofifah dan Dubes Yaman Bahas Penguatan Kerja Sama Pendidikan, Perdagangan & Kebudayaan
-
Detik-detik Cak Ji Gerebek Rumah Ratu Arisan Bodong Surabaya: Keluarga Nyaris Diamuk Biduan
-
Berpura-pura Jadi Turis: Siasat Licin Haji 'Jalur Belakang' Terbongkar di Bandara Juanda