SuaraJatim.id - Surah Ad Dukhan adalah surah ke 44 dalam AL-Quran yang teridir dari 59 ayat dan termasuk golongan surah Makiyyah. Sejumlah ulama tafsir, atau mufasir menyatakan, Surah Ad Dukhan mengisahkan tentang kaum kafir Quraisy yang kerap menghambat syiar agama Islam.
Mereka juga durhaka kepada Nabi Muhammad. Karena itu Rasulullah berdoa kepada Allah agar memberi pelajaran kepada mereka, agar ditimpa paceklik.
Paceklik yang dimaksud adalah paceklik seperti yang terjadi pada masa Nabi Yusuf.
Doa tersebut lalu dikabulkan oleh Allah, sehingga orang-orang kafir tersebut kesusahan mencari bahan makanan, Mereka bahkan sampai memakan tulang dan bangkai, karena saking kelaparannya.
Orang-orang kafir tersebut lalu menengadah ke langit meminta pertolongan Allah. Namun mereka tida bisa melihat apapun, karena pandangan mereka terhalang oleh kabut.
Surah ini dinamakan Ad Dukhan karena diambil dari kata Ad Dukhan yang terdapat dalam ayat 10 surah ini. Ad Dukhan sendiri berarti kabut.
Meski berisi tentang hukuman terhadap orang kafir, surah Ad Dukhan memiliki sejumlah keistimewaan dan manfaat bagi mereka yang membacanya. Keistimewaan tersebut diantaranya:
1. Dinikahkan dengan bidadari surga
Baca Juga: 10 Surah-surah Pendek yang Cocok Untuk Belajar Hafalan Anak-anak
Dalam sebuah hadits Nabi Muhammad disebutkan bahwa seseorang yang membada surah Ad Dukhan akan diampuni dosanya dan akan dinikahkan dengan salah satu bidadari.
Berikut haditsnya:
Dari Abi Rafi’, ia berkata tentang hukum tidak bisa membaca Al Qur’an, “Siapa yang membaca Surat Ad-Dukhan pada malam Jum’at, maka pada waktu shubuh ia telah diampuni dosanya, dan dinikahkan dengan salah satu bidadari-bidadari yang bermata indah.” (HR. Ad-Darimi)
2. Diampuni dosanya bagi yang membaca surat Ad Dukhan di malam Jumat
Tak hanya dinikahkan dengan bidadari, seseorang yang membaca surah Ad Dukhan juga akan diampuni dosa-dosanya, menurut hadits berikut:
Dari Abi Hurairah r.a.,bahwasannya Nabi saw. bersabda, “ Siapayang membaca surat Ad-Dukhan di malam Jum’at, maka di pagi harinya ia akandiampuni dosanya.” (HR. Ats-Tsa’labi)
Berita Terkait
-
Belajar Al-Quran Braille, Cara Pesantren di Bogor Buka Akses Pendidikan Santri Disabilitas Netra
-
Pria di Jember Ngaku Bertemu Allah dan Nabi Muhammad, Polisi Dalami dan Koordinasi dengan MUI
-
Buku Akhlak Nabi Muhammad: Pelita Hati, Menumbuhkan Budi Pekerti Sejak Dini
-
Maulid Nabi di PKS, AMY Serukan Semangat Al-Quran dan Keteladanan Rasulullah
-
Profil Abah Setu, Pimpinan Majelis Dzikir di Bekasi yang Diduga Hina Nabi Muhammad SAW
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
Terkini
-
Makin Seru! Rayakan Sumpah Pemuda dengan Deretan Promo BRI
-
Baru Pulang Haji Bersama, Istri Sah Syok Suami Bakar Selingkuhan dan Balita di Kebun Bonsai
-
Jerit Tangis Ibunda di Balik 48 Adegan Pembantaian Madiun: Hancur Hati Saya, Hukum Mati Dia!
-
Warga Madiun Gelar Doa Bersama, Berharap Bagian Tubuh Korban Pembunuhan Ditemukan
-
48 Adegan Prarekonstruksi Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Tiga Lokasi Ditelusuri