SuaraJatim.id - Duta Besar Mesir untuk Indonesia Ashraf Mohammaed Sultan, berkunjung ke Ponpes Mamba'us Sholihin di Manyar Gresik, pada Kamis (18/11/2021).
Dalam kunjungannya Ashraf disambut meriah oleh ribuan santri dan para kiai. Di hadapan para santri, Ashraf meyampaikan bahwa negaranya memiliki kedekatan dan kesamaan dengan Indonesia.
Utamanya, ia melanjutkan, dalam mengkampenyakan Islam yang tasamuh, moderat, serta cinta kepada negara.
"Juga pentingnya hubbul wathon cinta dan bela Negara dalam kehidupan bersama. Maka, kedatangan ini tak lain adalah dalam rangka menjalin kerjasama dalam hal-hal tersebut," katanya.
Menurutnya, apa yang telah berlangsung antara Indonesia dan Mesir atau sepesifiknya Universitas Al-Azhar adalah sesuatu yang telah lama terjalin dan patut dibanggakan.
Ditambah banyak sekali syaikh al-Azhar yang telah menganggap Indonesia sebagai Negara keduanya.
"Kunjungan kami ke Jawa Timur ini adalah yang pertama kalinya, dan kami berharap semoga ini bukanlah yang terakhir," terangnya.
Sementara itu, perwakilan pengasuh Ponpes Mamba'us Sholohin Agus Moh Najib mengaku sangat terkesan dengan kedatangan Duta Besar Mesir untuk Indonesia. Pasalnya, lembaga pendidikannya ini telah lama memiliki hubungan dekat dengan negeri Piramida itu.
Utamanya dalam hal pendidikan dengan Universitas Al-Azhar. Di mana telah banyak alumni Pondok Pesantren Mambaus Sholihin yang melanjutkan studinya di Al-Azhar.
Baca Juga: BMKG Peringatkan Kali Lamong Masih Berpotensi Akan Meluap di Tengah Ancaman La Nina
"Dan kini telah banyak dari mereka yang telah memiliki peran penting di tengah masyarakat dengan menjadi pemimipin instansi, pondok pesantren ataupun lembaga-lembaga lainnya," bebernya.
Lebih lanjut, Ponpes Mambaus Sholihin sangat berharap semoga kunjungan ini dapat menghasilkan berbagai kerja sama yang intens dan berkelanjutan.
"Baik antara Indonesia dengan Mesir secara umum ataupun antara Al-Azhar dengan Mambaus Sholihin secara khusus," ujarnya.
Sebelumnya, Duta Besar Mesir untuk Indonesia Ashraf Mohammaed Sultan, diketahui telah lebih dulu mengunjungi Ponpes Langitan Tuban.
Kunjungan Ashraf ke Provinsi Jawa Timur ini merupakan kali pertama saat dirinya menjabat sebagai duta besar.
Kontributor : Amin Alamsyah
Berita Terkait
-
BMKG Peringatkan Kali Lamong Masih Berpotensi Akan Meluap di Tengah Ancaman La Nina
-
Polisi Bongkar Makam Remaja Gresik Diduga Korban Pembunuhan
-
Semen Gresik dan Dinas ESDM Jawa Tengah Optimalkan Pembuatan Bata Interlock
-
Kasihan! Pria Gresik Ini Tertipu Lowongan Kerja Fiktif, Motor Dibawa Kabur Orang Pula
-
Terungkap Motif Pembunuhan Janda di Gresik, Korban Tak Mau Diajak Balikan
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Pemuda 18 Tahun Perkosa Penyandang Disabilitas di Lamongan, Kenalan Lewat Instagram
-
Lewat BRIVolution Reignite, BRI Bukukan Transaksi Rp7.057 Triliun
-
5 Fakta Pemuda Begal Payudara Siswi SMA Blitar Saat Puasa, Dikejar Warga hingga Diringkus Polisi
-
Ibu-Anak Tewas Tanpa Busana di Bekas Asrama Polri Jombang, Diduga Tenggak Cairan Kimia
-
5 Fakta Kasus Satpam Perkosa Siswi SMP di Tuban: Kenalan Lewat Telegram, Disetubuhi di Kos!