SuaraJatim.id - Kabar duka datang dari Kabupaten Situbondo, Jawa Timur. Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) setempat, Sadi (68) meninggal dunia.
Ketua KONI Situbondo mengalami kecelakaan saat mengendarai sepeda motor dengan pengendara motor lainnya di jalan raya Pantura, Kecamatan Arjasa, Situbondo, Selasa (30/11/2021).
Kasi Humas Polres Situbondo, Iptu Pol Achmad Sutrisno menjelaskan, kronologis kecelakaan bermula saat Sadi mengendarai sepeda motor bernomor polisi P 2465 FN dari arah barat ke timur.
Ketika hendak menyeberang ke arah selatan jalan, tiba-tiba pengendara motor lainnya bernopol DK 4046 IO dari arah yang sama menabrak korban.
"Karena jarak yang terlalu dekat sehingga pengendara motor DK 4046 IO tak mampu mengendalikan laju kendaraan dan terjadi kecelakaan lalu lintas," kata Iptu Sutrisno mengutip dari Antara, Rabu (1/12/2021).
Sadi menghembuskan nafas terakhirnya saat mendapatkan penanganan medis di Puskesmas Arjasa.
Sementara, tetangga mendiang Sadi, Andi Wijaya menuturkan, bahwa Ketua KONI Situbondo itu berkendara pulang selepas dari masjid.
"Pak Sadi itu dari masjid dan perjalanan pulang. Tapi tiba-tiba sepeda motor yang dikendarainya ditabrak dari arah belakang oleh pengendara lain, sehingga beliau terpental ke aspal dan mengalami luka dibagian kepala," kata
Dijelaskannya, sosok pensiun dan guru olahraga itu merupakan sosok yang sangat bijak dan selalu bersemangat menjalankan tugas, terutama mengemban amanah sebagai ketua KONI.
Baca Juga: Lambannya Vaksinasi COVID-19 di Situbondo, Ini Penyebabnya
"Kami keluarga besar KONI Situbondo sangat kehilangan. Kepemimpinannya tiada tanding. Ini terbukti beliau mampu membuat terobosan-terobosan dan sehingga KONI eksis," tuturnya.
Kepergian Pria kelahiran Ponorogo itu menyisakan duka mendalam bagi keluarga, kerabat, dan tetangga, lantaran sosoknya semasa hidup memiliki jiwa sosial yang tinggi.
Pak Sadi bahkan dikenal lebih mementingkan orang lain dibandingkan kepentingan diri sendiri.
"Beliu orang yang baik, suka menolong tetangga, kerabat yang kesusahan. Beliau juga rajin ke masjid. Kami di sini merasa sangat kehilangan sosok Pak Sadi," tutur salah seorang warga setempat.
Sumber: Antara
Berita Terkait
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Gubernur Khofifah dan Kepala Kanwil BPN Jatim Serahkan 444 Sertipikat Hak Pakai untuk Pemprov
-
Kecelakaan Tragis di Jombang, Pemotor Tewas Usai Tabrak Tiang Masjid
-
Gunung Semeru Erupsi 12 Kali dalam 6 Jam, Status Siaga Level III Masih Berlaku
-
Kronologi Lansia di Magetan Dicekik hingga Perhiasan Emasnya Dirampas, Pelaku Perempuan Juga!
-
Longsor Tutup Jalur TrenggalekPonorogo, Batu Raksasa Blokir Total Akses Lalu Lintas di Km 16