SuaraJatim.id - Imam Tohari (50) warga Desa Pagerwojo, Kecamatan perak, Kabupaten Jombang dilaporkan menceburkan diri ke Sungai Brantas. Aksi berbahaya itu dilakukan lantaran yang bersangkutan diduga mengalami depresi.
Tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jombang melakukan pencarian korban di Dusun Klaci, Desa Brodot, Kecamatan Bandarkedungmulyo, Jombang, Rabu (1/12/2021). Penyisiran dilakukan sejauh 3 kilometer dari titik lokasi awal kejadian.
“Semalam pencarian dihentikan. Kemudian mulai pagi tadi pencarian dilanjutkan lagi. Kita lakukan penyisiran sepanjang 2 hingga 3 kilometer dari titik kejadian,” kata Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Jombang Syamsul Bahri mengutip dari Beritajatim.com media jejaring Suara.com, Rabu (1/12/2021).
Sebelumnya diberitakan, seorang bernama Imam Tohari (50), warga Desa Pagerwojo, Kecamatan Perak, Jombang nekat menceburkan ke Sungai Brantas, Selasa (30/11/2021).
Semula, Imam terlihat berada di pinggiran sungai. Namun tiba-tiba dia menceburkan diri ke sungai yang beraliran deras tersebut. Diduga Imam mengalami depresi berat hingga melatarbelakangi peristiwa itu.
Catatan Redaksi:
Hidup seringkali sangat sulit dan membuat stres, tetapi kematian tidak pernah menjadi jawabannya. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecederungan bunuh diri, sila hubungi dokter kesehatan jiwa di Puskesmas atau Rumah sakit terdekat.
Bisa juga Anda menghubungi LSM Jangan Bunuh Diri melalui email janganbunuhdiri@yahoo.com dan telepon di 021 9696 9293. Ada pula nomor hotline Halo Kemkes di 1500-567 yang bisa dihubungi untuk mendapatkan informasi di bidang kesehatan 24 jam.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Muktamar NU 2026 di Jombang, Hatim Gazali Dorong Lahirnya Pemimpin Berintegritas
-
Ratusan Korban KMP Mutiara Santosa II Dievakuasi ke Tanjung Perak, Proses Identifikasi Berlangsung
-
Kebakaran Hutan Hanguskan 4 Hektare Hutan Jati di Jalur Arak-Arak Situbondo
-
Detik-detik Hilangnya Nelayan Situbondo di Laut Jangkar, Ponsel Masih Ada di Perahu
-
Pemutihan dan Keringanan Pajak Jawa Timur Khusus Agustus 2026, Cek Syaratnya