SuaraJatim.id - Kabar menarik bagi warga Kota Surabaya Jawa Timur. Selama bulan ini pemerintah kota setempat bakal menggelar operasi pasar di setiap kecamatan.
Program operasi pasar ini akan dilakukan pada 1 hingga 23 Desember 2021. Hanya saja, Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Surabaya selaku penyelenggara meminta warga tidak memborong dagangan.
Artinya, dinas akan membatasi setiap pembelian minyak goreng saat operasi pasar digelar nanti. Hal ini disampaikan Kepala Bidang Distribusi Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Surabaya Trio Wahyu Bowo di Surabaya, Sabtu (04/12/2021).
"Warga hanya bisa membeli masing-masing komoditi maksimal 2 kilogram saja dan masyarakat bisa datang di operasi pasar mulai pukul 09.00 WIB sampai pukul 11.00 WIB," katanya menegaskan.
Menurut dia, untuk pelaksanaan kegiatan operasi pasar menjelang Natal dan Tahun Baru 2022, Disdag telah berkoordinasi dan berkirim surat kepada semua kecamatan di Kota Surabaya.
"Tentunya yang menentukan lokasi adalah camat dan lurah," katanya.
Menurutnya, setiap operasi pasar yang digelar oleh Disperindag, selalu mendapat antusiasme dari warga Kota Surabaya. Oleh karena itu, kata dia, pihaknya mengimbau kepada masyarakat yang hendak mengunjungi operasi pasar untuk selalu menerapkan protokol kesehatan.
"Operasi pasar ini bertujuan untuk mendekatkan kebutuhan warga, sehingga warga tidak perlu ke pasar atau ke toko modern untuk membeli sembako. Maka, warga tetap dianjurkan untuk selalu menerapkan protokol kesehatan," katanya.
Kepala Disdag Kota Surabaya Wiwiek Widayati sebelumnya mengatakan, digelarnya operasi pasar kali ini bertujuan menjaga stabilitas harga bahan pokok atau sembako menjelang Natal dan Tahun Baru 2022.
Baca Juga: BMKG Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Kota Surabaya Selama Beberapa Hari Ini
"Kami menggelar operasi pasar di dua kecamatan setiap harinya. Kemudian untuk sembako atau bahan pokok yang ada pada kegiatan operasi pasar, disesuaikan dengan kebutuhan rumah tangga," kata Wiwiek.
Wiwiek menjelaskan, untuk harga kebutuhan pokok yang dijual pada kegiatan operasi pasar kali ini, di antaranya adalah cabai rawit Rp4.500 per ons, bawang putih Rp12.500 per ½ kg, bawang merah Rp. 8.000 per ½ kg, minyak goreng Rp17.500 per liter, gula pasir Rp11.600 per 1 kg, telur ayam Rp18.500 per 1 kg, dan beras palur Rp45.500 per 5 kg.
"Harga pada operasi pasar per liternya untuk kemasan minyak sederhana, kami menjual Rp17.500 karena di pasaran sudah mencapai angka Rp18. 500 per liternya," katanya.
Wiwiek memastikan, untuk ketersedian stok bahan pokok di Kota Surabaya menjelang Natal dan Tahun Baru 2022 cukup aman. Sebab, kata dia, pihaknya juga terus berusaha untuk menjaga stabilitas harga sembako di Kota Surabaya.
"Mendekati Natal dan Tahun Baru biasanya terjadi lonjakan harga, tapi kami pastikan Insya Allah hal itu tidak terjadi. Untuk stok kebutuhan pokok menghadapi Nataru dipastikan masih aman," katanya. ANTARA
Berita Terkait
-
BMKG Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Kota Surabaya Selama Beberapa Hari Ini
-
Info Vaksin Surabaya 4 Desember 2021, di Vaksin Corner dan di Mal
-
Prediksi Persebaya Surabaya vs Barito Putera di BRI Liga 1
-
Tekan Harga Minyak Goreng, Pemkot Bandung Gelar Operasi Pasar
-
Bangunan Cagar Budaya Dapat Diskon PBB 50 Persen, Ini Harapan Wali Kota Surabaya
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Gubernur Khofifah Terima Penghargaan CSR dan Pengembangan Desa Berkelanjutan Award 2026
-
Momentum Hari Kartini, Gubernur Khofifah Bagikan BBM Gratis & Sembako untuk Ojol Perempuan di Malang
-
Holding Ultra Mikro BRI Percepat Inklusi Keuangan dan Naik Kelas Debitur PNM
-
Gugatan Rp7 Miliar Ressa Terhadap Denada Kandas: Hakim PN Banyuwangi Sebut Salah Alamat
-
Ribuan Jemaah Embarkasi Surabaya Terbang ke Tanah Suci, 2 Orang Terpaksa Tertunda Karena Sakit