SuaraJatim.id - Polres Lamongan, Jawa Timur memecat dengan tidak hormat dua anggotanya. Penyebabnya, kedua aparat tersebut terlibat kasus penipuan.
Kedua polisi yang dipecat dari institusi Polri, yakni Bripka AM dan Bripka BW.
Kapolres Lamongan, AKBP Miko Indrayana membenarkan pemecatan dua anggotanya tersebut. Kekinian, dua polisi bermasalah itu menghuni lembaga permasyarakatan (Lapas).
“Iya, ada dua anggota kami yang melanggar, keduanya terlibat kasus penipuan. Pemecatan terhadap keduanya sudah kita lakukan pada Senin (20/12/2021) kemarin, saat apel,” kata AKBP Miko mengutip dari Beritajatim.com --jejaring media Suara.com, Selasa (21/12/2021).
Dijelaskannya, kasus penipuan itu telah terjadi cukup lama. Bahkan, dua polisi juga menjalani sidang disiplin dan pemeriksaan Propam.
“Untuk kasusnya sih sudah lama mas, dan saya sendiri juga tidak begitu mengikuti secara detail, terkait penipuan apa yang keduanya lakukan, tapi yang pasti keduanya sudah kita berhentikan,” sambungnya.
Menyikapi itu, AKBP Miko mengingatkan kepada anggota Polres Lamongan lainnya agar tidak melakukan tindakan serupa yang dapat mencederai institusi kepolisian.
Ia juga mengimbau anggota kepolisian agar tidak hidup secara berlebihan dan selalu bersyukur.
“Jadi yang perlu kita sampaikan kepada anggota, syukuri apa yang kita terima, serta pola dan gaya hidup kita harus baik. Itu aja yang perlu diperhatikan bagi anggota,” pungkasnya.
Baca Juga: Banjir Lamongan Rugikan Petambak Mencapai Rp 19 Miliar
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Didesak Mahasiswa, Dua Universitas di Jember Ogah Tanda Tangan Penolakan SPPG di Kampus
-
Jebol di Siang Bolong: Tahanan Narkoba Rutan Bangil Kabur Lompat Tembok
-
Teka-teki Mayat Wanita di Mobil Bandara Juanda Terkuak: Ternyata Pejabat di Pemkab Bangkalan
-
Nestapa Peternak Ayam Petelur di Magetan: Pakan Mencekik, Hasil Ternak Jadi Pajangan Gudang
-
ASN Pemukul Perawat di RSUD Koesnadi Jadi Tersangka