SuaraJatim.id - Masyarakat harus berhati-hati sekarang ini. Banyak modus meminta penggalangan dana untuk bantuan anak-anak yatim, namun justru uangnya masuk kantong pribadi.
Seperti yang terjadii di Kecamatan Pragaan Kabupaten Sumenep Madura, Jawa Timur ( Jatim ). Seorang perempuan bernama Halimah diamankan petugas sedang menggalang dana untuk anak yatim di di traffic light Jalan Jaksa Agung Suprapto.
Uang hasil penggalangan dana itu alih-alih digunakan untuk bantuan anak yatim, uang justru masuk ke kantong pribadinya sendiri.
Seperti dikatakan Kabid Ketenteraman dan Ketertiban Umum (Trantibun) dan Perlindungan Masyarakat (Linmas) Satpol PP setempat, M. Suaidi Asyikin, hasil pemeriksaan perempuan tersebut mengakui segala perbuatanya.
Agar tidak mengulangi perbuatanya, Halimah dipulangkan ke kampung halaman.
"Pelaku langsung kami pulangkan, modusnya dengan cara meminta-minta kepada para pengendara dengan alasan untuk anak yatim piatu," terangnya, seperti dikutip dari beritajatim.com, jejaring media suara.com, Rabu (22/12/2021).
Suaidi Menambahkan, sebelum diamankan pihaknya mencurigai perempuan tersebut dan alhasil pengalangan dana itu disalahgunakan.
"Awalnya kami tidak percaya dan mencurigai aksi pelaku, jika uang hasil penggalangan dana akan diberikan terhadap anak yatim," ujarnya.
"Karena Halimah tidak bisa menunjukkan dokumen resmi atau bukti jika hasil pengumpulan dana tersebut untuk anak yatim piatu maka kita amankan," katanya menegaskan.
Baca Juga: Kerangka Mayat Bocah Ditemukan Terpendam Pasir di Bibir Pantai Sumenep
Berita Terkait
-
Kerangka Mayat Bocah Ditemukan Terpendam Pasir di Bibir Pantai Sumenep
-
Heboh Penemuan Karangka Bocah di Pantai Sumenep
-
Anak Vanessa Gala Sky Punya Rumah Baru, Warganet Sibuk Sindir Keluarga Doddy Sudrajat
-
Blak-blakan Doddy Sudrajat Menolak Donasi Rumah Gala Sky: Nanti Gala Dibully
-
Pedangdut Tanah Air Imam S Arifin Meninggal Dunia Setelah Pulang ke Sumenep
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Lampu Mati Berujung Kobaran Api: Bus Mewah Double Decker Gunung Harta Hangus di Tol Madiun
-
Gubernur Khofifah Beri Kado Kemerdekaan HUT ke-81 RI: Bebaskan Pajak Daerah, Ringankan Beban Warga
-
Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
-
Setelah 40 Hari, Mengapa Makam Pegawai Kejari Mojokerto Tiba-tiba Dibongkar?
-
Jemaah Pengajian Ditemukan Tewas di Lereng Asta Sumbersuko Situbondo