SuaraJatim.id - Polsek Kenjeran, Surabaya menerapkan restorative justice terhadap kasus pencurian yang dilakukan Subaidah (40) warga asal Kabupaten Sampang. Bahkan pelaku diberi modal usaha.
Kanit Reskrim Polsek Kenjeran Iptu Suryadi menjelaskan, kronologis berawal dari laporan korban yang mengaku telah mengalami pencurian sebanyak tiga kali. Pelaku kemudian diringkus.
“Pelaku mengakui perbuatannya. Alasannya karena tidak diberi nafkah suami yang bekerja di Gresik. Pelaku pun hanya mendapatkan uang Rp 50 ribu selama dua bulan,” ujarnya, mengutip dari beritajatim.com --jejaring media Suara.com, Sabtu (25/12/2021).
Mengetahui kondisi pelaku yang terpaksa mencuri karena ditelantarkan suami, polisi memutuskan untuk mengedepankan restorative justice.
Iptu Suryadi kemudian menggelar mediasi secara kekeluargaan. Hasilnya, kedua belah pihak bersepakat untuk tidak melanjutkan perkara tersebut.
Subaidah kemudian diantara pulang ke kampung halamannya. Bahkan diberikan sembako dan uang untuk modal membuka usaha.
“Saya beri uang untuk usaha, kasihan mas kan kelaparan pelaku ini, tidak tahu suaminya kerja apa dan kondisi ekonominya juga ya minim. Jadi kita upayakan untuk Restorative Justice,” imbuhnya.
Berkaca dari kasus ini, Ia berharap penyelesaian perkara di Indonesia kian mengedepankan asas kemanusian dan keadilan.
“Ya alhamdulillah bisa selesai dengan baik, semoga kita semua dalam perlindungan Allah SWT,” pungkasnya.
Baca Juga: Kasus Penganiayaan Kucing, Pakar Sebut Restorative Justice Tak Hilangkan Kesalahan Pidana
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
Pilihan
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
-
Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
Terkini
-
Tiga Anggota Polri Jadi Tersangka Penyadapan Ilegal, Irwasum Tegaskan Bukan Kebijakan Institusi
-
Petani Sawit Berpotensi Keluar dari Sistem RSPO Jika Pendapatan Terus Menurun
-
BPBD Kabupaten Malang Tangani Banjir dan Longsor di Sejumlah Kecamatan
-
Banjir dan Longsor Terjang Malang Selatan, Sejumlah Akses Jalan Terputus
-
Longsor Rusak Pagar dan Plengsengan SDN 2 Pandean Trenggalek