SuaraJatim.id - Ratusan sopir truk berunjuk rasa di Pelabuhan Ketapang, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Senin (3/1/2022). Mereka menentang aturan over dimensi dan over load (ODOL).
Demo tersebut, para sopir memarkir kendaraan truknya di sepanjang akses Pelabuhan Ketapang. Alhasil lalu lintas pelabuhan tersendat.
“Aksi ini kita lakukan di sini karena meminta keadilan atas rancangan UU ODOL yang dikeluarkan oleh Kementerian Dinas Perhubungan Darat yang sangat menyengsarakan kami,” kata Farid Hidayat salah satu korlap aksi, mengutip dari Beritajatim.com --jejaring media Suara.com, Senin.
Pihaknya meminta agar aturan ODOL tersebut dicabut lantaran menghambat para sopir bekerja.
“Karena dalam Undang-undang itu membuat kami para sopir tidak bisa bekerja, karena truk tidak bisa uji kir,” katanya.
Akibat aturan ODOL, lanjut dia, truk yang ada saat ini harus dipotong karena dinyatakan over dimensi. Beredarnya truk long sasis juga menjadi pesaing berat karena memiliki panjang lebih.
"Sehingga kita mengikuti dengan menambah panjang bak untuk mengimbanginya. Karena kalau tidak ditambah, pabrik dan perusahaan tidak mau menggunakan kita. Akibatnya kita tidak bisa kerja. Tapi masalahnya, sekarang kita uji kir tidak bisa karena over dimensi. Sehingga harus dipotong,” katanya.
Kebijakan ODOL ini telah diterapkan sejak November 2021. Namun, wilayah Banyuwangi menutup uji kir bagi truk mereka sejak 1 November 2021.
"Tapi kami sempat melakukan titip uji kir di Situbondo pada tanggal 11 November 2021 itu bisa. Tapi setelah itu tidak bisa lagi,” katanya.
Baca Juga: Viral Detik-detik Sekelompok Pemuda Nekat Berhentikan Truk dan Terlindas
“Sudah lama tidak uji kir, kalau aktivitas jadi was-was. Kita tidak mau menyalahi aturan. Kami ini diakui atau tidak juga sebagai pahlawan logistik bagi warga lintas nusantara,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- Detik-detik Menteri Trenggono Pingsan di Podium Upacara Duka, Langsung Dilarikan ke Ambulans
Pilihan
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
Terkini
-
Wakil Kepala BGN Izinkan Warga Unggah Menu MBG ke Medsos, Ini Alasannya
-
BRI Peduli Hadirkan Program "Ini Sekolahku" untuk Pemulihan Pascabencana di Aceh Tamiang
-
5 Fakta Sadis Menantu Perempuan Bunuh Mertua di Blitar, Dicekik dan Ditusuk Gunting Berkali-kali
-
SPPG Dilarang Tolak Produk UMKM, Dapur MBG Bandel Terancam Suspend
-
Kepala SPPG Wajib Buat Perjanjian Waktu Konsumsi Terbaik MBG dengan Kepala Sekolah