SuaraJatim.id - Pemerintah Kota Madiun batal membagikan laptop gratis untuk pelajar SD dan SMP. Program yang menyedot anggaran Rp35,7 miliar itu dianggap salah spesifikasi.
Awalnya, Pemkot Madiun merencanakan pembagian 4.880 laptop secara pinjam pakai akhir Desember 2021. Namun setelah dicek, ribuan laptop tersebut tidak sesuai dengan spesifikasi kontrak pengadaan.
"Saya mohon maaf ke wali murid. Upaya kita sudah luar biasa," ujar Wali Kota Madiun H. Maidi, mengutip dari Timesindonesia.co.id --jejaring Suara.com, Selasa (4/1/2022).
Sesuai kontrak, spek laptop yang dipesan adalah Axioo Mybook Pro G5 (8H9) Intel Core i3-6157U, 8 GB DDR4, 1TB HDD dengan layar 14 inch FHD. Sedangkan memori laptop yang dikirim oleh penyedia spesifikasinya DDR3.
"Barang sudah sampai, mekanisme sudah dilalui. Tetapi ada spek satu strip yang tidak sesuai, jadi kita tolak," jelasnya.
Mekanisme pengadaan sudah dilalui sesuai ketentuan termasuk jadwal pengiriman barang. Tahap pertama diterima sebanyak 1.000 unit pada 15 Desember 2021 dan sisanya 3.880 dikirim pada 20 Desember 2021.
"Proses sudah kita lalui tetapi kondisinya seperti itu (tidak sesuai spek). Terpaksa laptop yang sudah datang kita tolak dan tidak kita bayar," ujarnya.
Sementara, Kepala Dinas Pendidikan Lismawati menambahkan, kontrak pengadaan laptop gratis untuk siswa di Kota Madiun dimulai pada Oktober dan berakhir pada 30 Desember 2021. Terkait spek barang, pihak penyedia sudah menginformasikan sebelum pengiriman.
"Kami pun juga sudah memberitahukan lewat surat agar barang sesuai dengan spek kontrak," kata Lisma.
Baca Juga: 9 Makanan Khas Madiun yang Menggugah Selera dan Rasanya Bikin Candu
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
Terkini
-
5 Mahasiswi UNU Blitar Jadi Korban Pelecehan Dosen di Kelas
-
Pengasuh di Tulungagung Culik Bayi 17 Bulan, Tertangkap Saat Hendak Seberangi Selat Sunda
-
7 Santri di Surabaya Jadi Korban Bejat Guru Ngaji
-
Dijual Rp400 Juta: Horor Penyekapan Warga Jepang di Markas Scamming Surabaya
-
Teka-teki Kerangka Manusia Mengering di Area Tambak Surabaya