SuaraJatim.id - Hudi Cahyono tak berkutik setelah diringkus ramai-ramai oleh warga. Ia sempat melawan dengan menenteng celurit sebelum berhasil diikat oleh warga.
Peristiwa ini menggemparkan warga Dusun Krajan RT 20 RW 3 Desa Jambangan Kecamatan Dampit Kabupaten Malang Jawa Timur ( Jatim ). Saat itu, Hudi habis menghabisi ayah kandungnya sendiri, Suradi (65) menggunakan celurit.
Selain menewaskan ayah kandungnya, Ia juga melukai saudara kandungnya yang bernama Ponimi. Ponimin diduga terkena sabetan senjata tajam dari pelaku.
"Tadi sempat ada perlawanan karena pelaku ini juga badannya besar. Tadi sama warga diikat ramai - ramai, sempat kita rebut karena membawa sabit (celurit)," kata Kaur Umum Pemerintah Desa (Pemdes) Jambangan Sabar Santoso, Rabu (05/01/2022).
Dikutip dari suarajatimpost.com, jejaring media suara.com, ternyata penyebab Hudi tega menghabisi ayahnya Suradi gegara persoalan sepele. Ia tersinggung gegara suara berisik renovasi rumah.
Suradi ditemukan meninggal pada pukul 07.00 WIB, Rabu pagi (5/1/2022). Saat itu Sabar mendapati korban telah tergeletak dengan penuh luka dan darah di dapur rumahnya.
Usai pembunuhan itu jenazah Suradi segera dievakuasi oleh petugas dan dibawa ke ruang forensik Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang.
"Kejadiannya jam 7 pagi tadi. Yang pertama menemukan saudaranya, anak keduanya yang tunawicara itu teriak - teriak sehingga teman-teman dan warga berdatangan," ucap Sabar.
Dari penuturan anak korban pertama Ponimin, adiknya tega membunuh sang ayah kandung, karena diduga merasa terganggu dengan renovasi rumah yang tengah dilakukan. Sebab sudah 10 hari rumah yang ditinggali korban dan kedua anaknya tengah dilakukan renovasi rumah.
Baca Juga: RS Lapangan Idjen Boulevard Kota Malang Setop Operasional
"Selama ini kan orang itu (pelaku) berdiam diri di kamar pelaku, Karena 10 hari itu rumahnya itu seakan-akan terusik. Sehingga sasaran akhirnya bapaknya itu yang diancam itu. Tadi diamankan sempat diancam. Itu yang ngancam pelaku," katanya menegaskan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
Terkini
-
RSUD Dr Soetomo Peringkat Pertama Nasional SCImago International Rankings 2026 Sektor Kesehatan
-
Harga Oli dan Ban Naik Bikin Bengkel di Jatim Kalang Kabut, Kelas Menengah Ikut Terjepit
-
Penambang Pasir Lumajang Terbakar Material Sisa Letusan Gunung Semeru 6 Bulan Lalu
-
Jelang Suro: Polsek Widodaren Sita 10 Knalpot Brong di Parkiran Sekolah
-
Bukan Sekadar Bangunan, Sekolah Rakyat Pasuruan Hadir dengan Fasilitas Mewah dan Ramah Disabilitas