SuaraJatim.id - Polisi terus memburu komplotan begal yang meneror kawasan Surabaya, Jawa Timur. Terkini, dua orang begal telah diringkus Unit Jatanras Polrestabes Surabaya.
Kedua penjahat itu diketahui berinisial SL (31) dan MR (21) warga Jalan Tambak Gringsing Lama, Kelurahan Perak Timur, Surabaya. Keduanya diringkus pasca beraksi merampas sepeda motor di kawasan Jalan Rajawali pada malam pergantian tahun, 31 Desember 2021 lalu.
Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Mirzal Maulana menjelaskan, dalam menjalankan kejahatan begal, dua tersangka ini beraksi secara berkelompok. Total ada 10 orang lainnya komplotan begal sedang diburu.
“Kedua tersangka ditangkap di rumahnya pada tanggal 3 Januari 2022. Ada 10 orang yang masih DPO. Modusnya kemarin konvoi tahun baru terus memukul pengendara dan membawa barang berharga milik korban,” ujarnya mengutip dari beritajatim.com, Kamis (6/1/2022).
AKBP Mirzal menambahkan, hasil interogasi kepada dua pelaku begal itu, sudah tiga kali beraksi. Rinciannya, di Jalan Gubernur Suryo depan Grahadi (kantor gubernur Jawa Timur) dan Jalan Pahlawan.
“Tindakannya meresahkan dan membahayakan jadi terus kami buru untuk keamanan masyarakat Kota Surabaya,” imbuhnya.
Polisi menyita satu sepeda motor merek Honda Beat dengan plat nomor L 4028 KD sebagai barang bukti. Kendaraan tersebut diduga menjadi sarana tersangka saat melakukan pembegalan.
Kedua tersangka dijerat Pasal 365 KUHP dengan ancaman kurungan 12 tahun penjara.
Baca Juga: Lokasi Diduga Jadi Tempat Vaksinasi Booster Ilegal di Surabaya Diperiksa Polisi
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
KADIN Surabaya Geram Listrik Byar Pet Sudah 2 Minggu: UMKM Rugi Besar
-
Bayang-Bayang Badai PHK Massal Menghantui Raksasa Otomotif di Mojokerto, Apa Kata Disnaker?
-
Munas dan Konbes NU di Ponpes Al-Falah Ploso Berlangsung Tegang, Aksi Saling Dorong Terjadi
-
Dosen Unair Ikut Demo Bersama Aliansi Rakyat Surabaya Menggugat, Tuntut Prabowo-Gibran Mundur
-
RSUD Dr Soetomo Peringkat Pertama Nasional SCImago International Rankings 2026 Sektor Kesehatan