SuaraJatim.id - Heboh kasus jual beli vaksin booster di Surabaya, Jawa Timur mulai tersingkap. Polisi membeberkan modus operandi sindikat vaksinasi Covid-19 secara ilegal tersebut.
Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) Irjen Polisi Nico Afinta menjelaskan, sesuai standar operasional prosedur (SOP) yang ada, metode vaksinasi harus jelas mulai dari petugas, vaksin, dan pendaftarannya. Vaksin yang diberikan juga sesuai dengan peserta yang datang. Jika ada sisa vaksin harus didaftarkan kembali.
"Oknum ini menggunakan kesempatan untuk dirinya supaya seolah-olah semuanya sudah tervaksin. Orang-orang ini saat kami cek memang sudah divaksin," katanya seperti diberitakan Antara, Kamis (6/1/2022).
Irjen Nico melanjutkan, modus operandi sindikat tersebut, yakni dengan mengumpulkan sisa-sisa vaksin. Selanjutnya menjualnya seolah-olah vaksin booster.
"Orang-orang itu dikelabui bahwa yang bersangkutan petugas resmi dan vaksin booster, namun yang bersangkutan meminta uang," ucapnya.
Ia menambahkan, di tengah upaya pemerintah dan stakeholder gencar menggelar baksinasi untuk menyelamatkan masyarakat, ternyata ada orang tidak bertanggung jawab demi keuntungan pribadi.
"Yang pasti, yang bersangkutan akan diproses," katanya menegaskan.
Kapolda meminta semua pihak bersabar karena kepolisian tengah bekerja menyelidiki dugaan kasus jual beli vaksin booster tersebut.
"Yang jelas, pelaku telah mencuri vaksin yang harusnya diperuntukkan orang, tapi dipakai untuk dirinya sendiri," ujarnya.
Baca Juga: Tingkatkan Imunitas Tubuh, Pemerintah Ajak Masyarakat Melakukan Vaksinasi Booster
Berita Terkait
Terpopuler
- Jokowi Tak Lagi Optimis Prabowo-Gibran 2 Periode, Gerindra Respons Santai: Pilpres Masih Jauh
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Profil Suhartoyo, Ketua MK yang Menolak Gugatan Soal Ijazah Gibran
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- Jokowi Tampak Tak Lagi Optimistis Gibran Jadi Pasangan Prabowo di Pilpres 2029
Pilihan
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
Terkini
-
Polda Jatim Sita 4,7 Juta Butir Obat Keras, Kapolda Dekananto Jadikan Pemberantasan Prioritas
-
BOR Ruang Rawat Inap Jiwa RSUD Situbondo Capai 100 Persen pada AgustusSeptember 2026
-
Nilai Merek USD6,9 Miliar, BRI Kembali Pimpin Daftar Merek Terkuat di Indonesia
-
Geger Ekstasi Logo WhatsApp di Surabaya, Kurir Diupah Rp5 Ribu per Butir
-
Diduga Hilang Fokus, Honda Scoopy Oleng Hantam Pikap L300 di JLS Sampang: Perempuan Tewas