SuaraJatim.id - Pandemi yang masih terus berlangsung memaksa pelajar harus ikut beradaptasi dengan keadaan masa kini. Adanya peraturan pemerintah yang melarang belajar tatap muka membuat pelajar beralih ke belajar daring sebagai solusi untuk tetap mendapatkan ilmu selama di rumah.
Tak hanya murid, para guru pun dituntut untuk melek teknologi karena harus tetap memberikan ilmu. Bahkan, tak sedikit guru yang ada di daerah pelosok harus berjuang untuk mendapatkan sinyal internet.
Hal itu juga tak lepas dari kehadiran provider di daerah tersebut. Bahkan, ada provider yang rela merugi karena hanya dipakai oleh segelintir pelanggan. Salah satunya seperti provider yang ada di Lumajang, Jawa Timur ini.
Hal itu diungkapkan oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Dilansir dari akun instagram @khofifah.ip, dia mengaku baru-baru ini bertemu dengan salah satu petugas provider swasta penyedia jasa internet di Lumajang.
Betapa kagetnya dia ketika mengetahui jika kabel yang melintasi sungai di Lumajang tersebut hanya digunakan oleh 5 pelanggan saja.
"Baru-baru ini saya bertemu dengan salah satu provider swasta penyedia jasa internet yang tengah mengulur kabel melintasi sungai di Lumajang. Ternyata, instalasi kabel itu hanya untuk melayani 5 orang pelanggan," tulis Khofifah seperti dikutip SuaraJatim.id, Jumat (7/1/2021).
Meskipun merugi, ternyata ada alasan di balik provider tersebut mau memberikan jasanya untuk 5 pelanggan tersebut.
"Saat ditanya, apa tidak rugi ? Jawabannya diluar dugaan. "Ya sudah pasti rugi. Tapi dua dari lima pelanggan itu adalah guru yang harus mengajar secara daring". MasyaAllah, panjang umur orang-orang baik," lanjut Khofifah.
Unggahan tersebut pun mengundang beragam komentar dari warganet.
Baca Juga: Gunung Semeru Luncurkan Awan Panas, Sejumlah Desa Kena Hujan Abu Vulkanik
"Kalo gitu anggarkan untuk pasang satelit di daerah terpencil ibu," ujar @elang***
"Perlu diberi stimulus dari pemerintah Bu perusahaan yang punya komitmen tinggi seperti ini," kata @moh***
"Semoga makin sukses provider ya," ucap @indra***
"semoga dimudahkan dilancarkan usahanya, juga yang menjadi pelangganya Aamiin," ujar @erma***
"Doa kebaikan menyertai bapak dan keluarga," kata @aef***
"Niat baik, hati tulus hidupnya pasti bahagia," ujar @kaca***
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Siasat Pedagang Sari Kedelai Surabaya: Cara Bertahan di Tengah Badai Kenaikan Harga Plastik
-
Dilema UMKM: Naikkan Harga atau Bangkrut Gara-Gara Plastik Mahal
-
BRI Perkuat Holding Ultra Mikro, Kolaborasi Jepang Buka Akses Offshore Loan
-
Dari Gendong Arang ke Baitullah: Kisah Haru Nenek 91 Tahun JCH Tertua di Ponorogo
-
Dominasi Bank ASEAN di Global 500, BRI Tampil sebagai Kebanggaan Indonesia