Scroll untuk membaca artikel
Muhammad Taufiq
Kamis, 13 Januari 2022 | 17:33 WIB
Orang dengan gangguan jiwa menyerang Polres Lumajang Jawa Timur [Foto tangkapan layar Instagram]

SuaraJatim.id - Sebuah video pria menyerang kantor Polres Lumajang terungkap. Ternyata pelaku orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).

Dalam video yang viral tersebut nampak di pria mengacungkan senjata tajam kepada aparat berseragam. Ia berteriak-teriak di tengah lapangan.

Pada video lain akhirnya si pria gondrong dan berjaket biru tersebut akhirnya berhasil diringkus oleh polisi. Ia kemudian diamankan.

Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan kalau peristiwa itu terjadi pagi tadi, Kamis (13/01/2022).

Baca Juga: Viral Aksi Tak Terduga Pemotor Usai Tabrak Kakek Nenek, 'Ortunya Berhasil Didik Anak'

Menurut dia, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 08.00 WIB setelah anggota polres selesai menggelar apel pagi. Saat itu, kata dia, usai apel pintu pagar polres dibuka agar masyarakat bisa masuk untuk pelayanan publik.

Pelaku berinisial R warga Desa Kunir Kidul Kecamatan Kunir itu datang bersama kerumunan warga. Ia segera berlari ke tengah lapangan sambil berteriak-teriak dan mengacungkan pisau dapur.

"Tidak ada yang diserang. Yang besangkutan tidak mencoba menyerang atau mengejar salah satu anggota kami. Hanya ngancam, berteriak, ngacung-ngacungkan pisau," kata Eka kepada wartawan.

Polisi lalu meringkusnya. Keluarga diundang ke kantor polres bersama kepala desa setempat. Dari sana diperoleh keterangan kalau R sejak kecil mengalami depresi berat alias gangguan jiwa.

"Ada surat keterangan dari puskesmas kalau yang bersangkutan itu menderita skizofrenia. Obat yang diminum rutin juga sudah diberikan akan tetapi ini ada keterlambatan sehingga muncul gejala seperti yang terjadi tadi pagi," ujarnya.

Baca Juga: Pria Penyerang Kantor Polres Lumajang Acungkan Pisau Ternyata Alami Skizofrenia

Lalu kenapa menyerang Polres? Eka mengatakan kalau R mengaku ada bisikan, ada dorongan agar ke polres. Beruntungnya R ke Polres bukan mengamuk di tempat lain.

Load More