-
Dua remaja dibacok di Pasuruan, Yamaha N-Max dirampas.
-
Pelaku pepet dan tendang korban hingga jatuh.
-
Polisi olah TKP dan buru komplotan.
SuaraJatim.id - Aksi begal sadis menggemparkan warga Kabupaten Pasuruan. Dua remaja asal Prigen menjadi korban pembacokan saat melintas di kawasan Sukorame, Desa Durensewu, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur (Jatim), Selasa (24/2/2026) malam.
Dalam peristiwa itu, korban berinisial AAB (15) dan MIR (16) diserang kawanan pelaku yang mengendarai motor sport. Selain mengalami luka akibat sabetan senjata tajam, mereka juga kehilangan satu unit Yamaha N-Max.
Peristiwa ini terjadi di jalur penghubung antar-kecamatan yang dikenal gelap dan sepi. Situasi tersebut diduga dimanfaatkan pelaku untuk melancarkan aksi dan mengintimidasi korban yang tengah dalam perjalanan pulang.
Menurut keterangan MIR, aksi itu berlangsung cepat saat mereka dihadang secara tiba-tiba oleh pelaku yang tidak dikenal.
“Saya disalip setelah itu dipepet, terus salah satu dari begal itu menendang motor yang saya kendarai hingga terjatuh,” ucap MIR, dikutip dari BeritaJatim.
“Teman saya niatnya mau mempertahankan motornya, tapi begal itu justru melayangkan sabetan senjata tajam dan mengenai perut,” katanya lagi.
Usai melukai korban, pelaku membawa kabur motor Yamaha N-Max milik korban. Arah pelarian komplotan tersebut masih dalam penyelidikan.
Laporan resmi telah diterima oleh Polsek Pandaan dengan nomor registrasi LPM/36/II/2026/SPKT. Aparat melakukan olah tempat kejadian perkara dan menyisir rekaman CCTV di sekitar lokasi.
Kapolsek Pandaan, Kompol Slamet Prayitno, menyatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Buser Polres Pasuruan untuk memburu para pelaku.
“Kami sudah olah TKP dan berkoordinasi dengan pihak Buser Polres Pasuruan untuk mengejar terduga pelaku,” pungkas Kompol Slamet Prayitno.
Berikut fakta-fakta begal sadis di Pasuruan.
1. Terjadi di Jalur Sepi Antar-Kecamatan
Aksi pembegalan terjadi di kawasan Sukorame, Desa Durensewu, Kecamatan Pandaan, wilayah yang menjadi penghubung antar-kecamatan di Kabupaten Pasuruan. Lokasi tersebut dalam kondisi minim penerangan saat malam hari.
Kondisi jalan yang gelap dan relatif sepi diduga dimanfaatkan pelaku untuk melancarkan aksinya. Peristiwa ini menambah daftar kerawanan di jalur tersebut.
2. Korban Dua Remaja Asal Prigen
Korban berinisial AAB (15) dan MIR (16) merupakan remaja asal Prigen. Keduanya tengah dalam perjalanan pulang sebelum dihadang pelaku.
MIR memberikan keterangan langsung mengenai kronologi kejadian, termasuk bagaimana motor mereka disalip dan dipepet sebelum akhirnya terjatuh.
3. Modus Pepet dan Tendang Hingga Jatuh
Pelaku yang mengendarai motor sport menyusul dan memepet kendaraan korban. Salah satu pelaku kemudian menendang motor hingga korban kehilangan kendali dan terjatuh.
Setelah korban terjatuh, pelaku langsung mengintimidasi dan menyerang menggunakan senjata tajam jenis celurit.
4. Korban Luka Serius di Bagian Perut
AAB mengalami luka serius di bagian perut akibat sabetan celurit. Serangan terjadi saat korban berupaya mempertahankan sepeda motor mereka.
Luka tersebut membuat korban harus mendapatkan penanganan medis akibat aksi kekerasan yang dilakukan komplotan begal.
5. Polisi Lakukan Olah TKP dan Buru Pelaku
Kasus ini telah dilaporkan secara resmi ke Polsek Pandaan dengan nomor registrasi LPM/36/II/2026/SPKT. Tim identifikasi diterjunkan untuk mengumpulkan bukti di lokasi kejadian.
Kepolisian juga berkoordinasi dengan Buser Polres Pasuruan untuk mengungkap identitas dan jaringan pelaku, termasuk menyisir rekaman CCTV di sepanjang jalur pelarian.
Begal Sadis di Pandaan Pasuruan kini dalam penanganan aparat kepolisian. Proses pengejaran terhadap pelaku Begal Sadis di Pandaan Pasuruan terus dilakukan untuk menjaga keamanan wilayah.
Berita Terkait
-
Khofifah Jadi Saksi Kasus Hibah Pokir DPRD Jatim
-
Usut Kasus Sudewo, KPK Cecar Ketua Kadin Surakarta Soal Proses Lelang Proyek DJKA Jatim
-
Mensos Gus Ipul: Digitalisasi Bansos Signifikan Tekan Kesalahan Data
-
KPK Panggil Eks-Direktur Keselamatan Perkeretaapian, Kasus Korupsi DJKA Jatim Makin Memanas!
-
Profil Pemilik Putra Jaya Pasuruan, Klub yang Viral Pemain Tendang Dada Lawan
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
-
Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
Terkini
-
5 Fakta Begal Sadis di Pasuruan Bacok Dua Remaja, Yamaha N-Max Dibawa Kabur
-
Gubernur Jatim Dukung RSUD Dr Soetomo Ikuti Konferensi ACGME di Amerika Serikat
-
Jembatan Penghubunh 2 Desa di Ngawi Roboh Diterjang Banjir, Akses Warga dan PDAM Putus Total
-
Jadwal Buka Puasa Blitar Hari Ini, Selasa 24 Februari 2026
-
Jadwal Imsakiyah Kota Blitar Selasa 24 Februari 2026, Bolehkah Makan dan Minum Setelah Imsak?