SuaraJatim.id - Berikut ini hadist tentang ibu dan pentingnya menghormati orangtua. Ibu adalah orangtua perempuan seorang anak. Hubungan seorang anak dan ibu dapat terjalin akrena hubungan biologis yakni melahirkan atau hubungan sosial seperti kedekatan.
Peran ibu bagi seorang anak sangatlah penting seperti mendidik anak, mencukupi kebutuhan anak, dan lain sebagainya. Secara umum, seorang ibu diketahui sebagai orangtua perempuan dari anak yang dilahirkannya.
Dalam agama Islam, kedudukan seorang ibu sangatlah mulia dan utama.
Hal tersebut dikelaskan dalam hadis riwayat Bukhari yakni: “Wahai Rasulullah, siapa yang paling berhak aku perlakukan dengan baik? Nabi menjawab: Ibumu. Lalu siapa lagi? Nabi menjawab: Ibumu. Lalu siapa lagi? Nabi menjawab: Ibumu. Lalu siapa lagi? Nabi menjawab: ayahmu, lalu yang lebih dekat setelahnya dan setelahnya” (HR. Al Bukhari dalam Adabul Mufrad, sanadnya hasan).
Syaikh Fadhlullah Al Jilani, seorang ulama yang berasal dari India mengatakan bahwa ibu lebih diutamakan daripada ayah dalam perbuatan baik. Hal ini adalah karena kesakitan yang dirasakan ibu saat hamil, melahirkan, dan pasca melahirkan. Saat hamil dan melahirkan, ibu bisa saja meninggal dunia. Saat setelah melahirkan, ia harus menyusui hingga anaknya besar dan mandiri.
Selain itu, terdapat hadist tentang ibu yang dapat dijadikan pelajaran yakni hadis riwayat Ibnu Majah: “Sesungguhnya Allah berwasiat 3x kepada kalian untuk berbuat baik kepada ibu kalian, sesungguhnya Allah berwasiat kepada kalian untuk berbuat baik kepada ayah kalian, sesungguhnya Allah berwasiat kepada kalian untuk berbuat baik kepada kerabat yang paling dekat kemudian yang dekat” (HR. Ibnu Majah, shahih dengan syawahid-nya). Dari hadist tentang ibu tersebut, diketahui bahwa kedudukan seorang ibu dalam agama Islam sangatlah dihargai dan menghargai seorang ibu menjadi amalan yang sangat diutamakan.
Terdapat hadist tentang ibu lainnya yang diriwayatkan oleh Bukhari: “Dari Ibnu ‘Abbas, ada seorang lelaki datang kepadanya, lalu berkata kepada Ibnu Abbas: saya pernah ingin melamar seorang wanita, namun ia enggan menikah dengan saya. Lalu ada orang lain yang melamarnya, lalu si wanita tersebut mau menikah dengannya. Aku pun cemburu dan membunuh sang wanita tersebut. Apakah saya masih bisa bertaubat? Ibnu Abbas menjawab: apakah ibumu masih hidup? Lelaki tadi menjawab: Tidak, sudah meninggal. Lalu Ibnu Abbas mengatakan: kalau begitu bertaubatlah kepada Allah dan dekatkanlah diri kepadaNya sedekat-dekatnya. Lalu lelaki itu pergi. Aku (Atha’) bertanya kepada Ibnu Abbas: kenapa anda bertanya kepadanya tentang ibunya masih hidup atau tidak? Ibnu Abbas menjawab: aku tidak tahu amalan yang paling bisa mendekatkan diri kepada Allah selain birrul walidain” (HR. Al Bukhari dalam Adabul Mufrad, sanadnya shahih).
Kemudian terdapat hadist tentang ibu yang diriwayatkan oleh Muslim: “Sesungguhnya tabi’in yang terbaik adalah seorang lelaki bernama Uwais, ia memiliki seorang ibu, dan ia memiliki tanda putih di tubuhnya. Maka temuilah ia dan mintalah ampunan kepada Allah melalui dia untuk kalian” (HR. Muslim).
“Kedua orangtua itu adalah pintu surga yang paling tengah. Jika kalian mau memasukinya maka jagalah orangtua kalian. Jika kalian enggan memasukinya, silakan sia-siakan orangtua kalian” (H.R. Tirmidzi)
Baca Juga: 7 Potret Rumah Baru Putri DA yang Jadi Impian Almarhum Orangtua
Seorang anak juga bisa tetap berbakti kepada orangtua dengan cara mendoakannya meskipun mereka sudah meninggal. Hal tersebut dijelaskan dalam hadis berikut: “Apabila manusia meninggal dunia maka terputuslah amalnya kecuali karena tiga hal, yaitu sedekah jariyah, ilmu bermanfaat, atau anak shalih yang mendoakannya.” (HR. Muslim: 1631)
Selain hadist, Allah juga berfirman: “Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya” (QS. Al Isra: 23)
“Kami perintahkan kepada manusia supaya berbuat baik kepada dua orang ibu bapaknya”. (Q.S. Al-Ahqaf [46]: 15)
“Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) terhadap kedua orangtuanya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah, bahkan menyusukan pula selama kurang lebih 2 tahun. Maka dari itu bersyukurlah kepada-Ku dan kepada kedua orangtuamu, hanya kepada-Ku sajalah tempat kamu kembali”. (Q.S. Luqman [31]: 15)
Demikian penjelasan terkait dengan hadist tentang ibu. Selanjutnya jelas diketahui bahwa Islam menjunjung tinggi kedudukan ibu sebagai orangtua yang wajib dihormati dan dihargai. Allah juga memberikan ancaman berupa neraka apabila seseorang tidak menghargai orangtuanya, khususnya ibu.
Kontributor : Annisa Fianni Sisma
Berita Terkait
-
Testimoni Wali Murid: Sekolah Rakyat Bawa Perubahan Nyata bagi Anak
-
Beban Anak Bungsu Merawat Orang Tua: Tradisi atau Ketidakadilan?
-
Waspada Grooming Online: Pentingnya Orangtua Cek Pergaulan Digital Anak
-
4 Smartwatch Anak dengan Fitur Lengkap, Bikin Orangtua Lebih Tenang
-
Kebahagiaan Orangtua Siswa SMK di Nabire Berkat Program Pendidikan Gratis
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
3 Fakta Ayah dan Anak Terseret Lahar Semeru, Siswi SD Hanyut 5 Meter di Sungai Regoyo
-
5 Fakta Begal Sadis di Pasuruan Bacok Dua Remaja, Yamaha N-Max Dibawa Kabur
-
Gubernur Jatim Dukung RSUD Dr Soetomo Ikuti Konferensi ACGME di Amerika Serikat
-
Jembatan Penghubunh 2 Desa di Ngawi Roboh Diterjang Banjir, Akses Warga dan PDAM Putus Total
-
Jadwal Buka Puasa Blitar Hari Ini, Selasa 24 Februari 2026