Ukiran kertas biasanya ditempel di permukaan dinding atau kaca jendela rumah. Ini merupakan kebiasaan bagi orang-orang di China utara dan tengah untuk menempelkan potongan kertas merah di pintu dan jendela.
Ukiran kertas ini memiliki detail simbol dengan makna yang berbeda-beda. Seperti misalnya buah persik yang melambangkan umur panjang, pohon pinus diartikan awet muda, hingga pohon plum yang menandakan keberuntungan.
Gambar tanaman atau hewan yang menguntungkan biasanya memberikan tema ukiran kertas Tahun Baru. Setiap hewan atau tumbuhan mewakili keinginan yang berbeda.
Setiap ukiran kertas dipercaya dapat mendatangkan kebahagiaan dan keberuntungan bagi penghuni rumah.
4. Karakter Fu terbalik
Mirip dengan kuplet Tahun Baru, karakter Fu terbalik berupa potongan kertas berbentuk ketupat yang ditempel di pintu atau atas pintu.
Karakter Fu secara sengaja dibalik. Fu berarti 'nasib baik', dan mengunggah karakter terbalik berarti mereka ingin 'nasib baik' untuk "dicurahkan" pada penghuni rumah.
5. Lukisan tahun baru
Lukisan tahun baru biasa ditempel di pintu dan dinding selama perayaan untuk tujuan dekoratif dan sebagai simbol salam Tahun Baru. Gambar pada lukisan adalah sosok dan tanaman legendaris yang menguntungkan.
Baca Juga: Jelang Perayaan Imlek, Permintaan Dupa di Kota Malang Meningkat Pesat
6. Bunga mekar
Tahun Baru Imlek, juga disebut Festival Musim Semi, menandai awal musim semi. Tidak jarang menghiasi rumah dengan bunga mekar, yang melambangkan datangnya musim semi dan harapan untuk tahun baru yang sejahtera.
Tanaman mekar paling populer yang secara tradisional digunakan selama periode ini adalah: cabang bunga plum, anggrek, peony, dan bunga persik.
Tanaman dan bunga sangat populer di Hong Kong dan Makau sebagai dekorasi Tahun Baru Imlek.
7. Pohon Kumquat
Memiliki pohon kumquat di rumah melambangkan harapan akan kekayaan dan keberuntungan. Pohon kumquat adalah tanaman yang sangat populer yang ditampilkan selama liburan Tahun Baru Imlek, terutama di daerah berbahasa Kanton China Selatan di Hong Kong, Makau, Guangdong, dan Guangxi. ANTARA
Berita Terkait
-
Jelang Perayaan Imlek, Permintaan Dupa di Kota Malang Meningkat Pesat
-
Lampion Merah, dan 6 Dekorasi Imlek Ini Bermakna Keberuntungan
-
Jelang Tahun Baru Imlek, Umat Tri Dharma Kabupaten Temanggung Mulai Bersihkan Kelenteng Kong Ling Bio
-
Prihatin! Pelaku Balap Liar di Trenggalek Kebanyakan Pelajar dan Anak di Bawah Umur Tanpa SIM
-
Jelang Imlek, Warga Etnis Tionghoa di Bali Mulai Pasang Lampion di Vihara Dharmayana Kuta
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
Terkini
-
Kick Off BRI Consumer Expo 2026 Jadi Momentum Second Engine of Growth
-
Gubernur Khofifah Pimpin Misi Dagang Jatim-Jateng Perdana 2026 dan Sukses Catatkan Transaksi
-
Jembatan Darurat di Probolinggo Putus Lagi Diterjang Banjir Ekstrem, Akses Warga Terancam
-
Puting Beliung Terjang 2 Desa di Blitar, 4 Rumah Warga Rusak
-
5 Fakta Korupsi Lampu Hias Probolinggo, Modus Alih Pekerjaan Terbongkar