SuaraJatim.id - Kejaksaan Negeri Kabupaten Probolinggo kemarin menetapkan anggota DPRD Fraksi PKB, Ahsan, sebagai tersangka dugaan kasus korupsi.
Ia disangka korupsi dana bantuan pengadaan mesin penggilingan padi dan jagung dari Kementerian Pertanian dalam Prograam LM3 (Lembaga Mandiri yang Mengakar di Masyarakat) pada 2014 lalu.
Dalam kasus ini ditemukan kerugian negara sebesar Rp 110.500.000. Ahsan juga ditahan oleh kejaksaan. Terkait kasus yang menjerat Ahsan, PKB menegaskan siap pasang badan.
Ketua DPC PKB Kabupaten Probolinggo, Abdul Malik Haramain melalui Musthofa juru bicaranya, mengatakan rasa prihatin atas kasus yang menimpa kadernya tersebut.
"Kami menghormati proses hukum yang ada di Kejaksaan, harapannya proses hukum ini berjalan dengan fair, terbuka, adil dan transparan, sehingga nanti publik tahu apa yang sebenarnya terjadi," ucap Musthofa, seperti dikutip dari beritajatim.com, jejaring media suara.com, Selasa (1/2/2022).
Ia mengatakan, DPC PKB Kabupaten Probolinggo telah menyiapkan tim untuk mengawal kasus Ahsan.
"Partai bersedia membantu pendampingan kasus hukum ini, kami sudah menyiapkan tim, untuk mengawal dan menjadi pendamping dari Ahsan, intinya PKB siap mendampingi dan menyediakan penasehat hukum," ujarnya.
Ia berharap, selama proses ini belum mempunyai kekuatan hukum tetap, maka azas praduga tidak bersalah harus diterapkan kepada Ahsan.
"Kita hormati proses ini dulu, jangan sampai penghakiman sepihak bahwa ini (Ahsan) sudah betul-betul bersalah," katanya menambahkan.
Baca Juga: Heboh Puting Beliung di Perairan Dekat PLTU Paiton Probolinggo
Berita Terkait
-
Heboh Puting Beliung di Perairan Dekat PLTU Paiton Probolinggo
-
3 Pasangan Muda-mudi Digerebek Sedang Mesum di Kamar Kosan Pajarakan Probolinggo Diangkut ke Kantor Polisi
-
Penampakan Hiu Tutul di Pesisir PLTU Paiton Probolinggo, SAR Giring Kembali ke Lautan
-
Ajukan Proposal Atas Nama Pondok, Anggota DPRD Probolinggo Dibuai Gegara Embat Uang Bantuan Pertanian Rakyat
-
Muncul Dukungan untuk Prabowo-Muhaimin, Politisi PKB: Kita Tidak Bisa Maju Sendiri, Elektoral Pak Prabowo Bagus
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Teka-Teki Mayat Wanita di dalam Innova Pelat Merah di Parkiran Terminal 1 Bandara Juanda
-
Napas Sesak di Tengah Malam: Warga Plemahan Jombang Geruduk Pabrik Plastik yang Mencemari Lingkungan
-
3 Kali Dihantam Ombak, Nakhoda Tenggelam di Perairan Tanjungsari Pasuruan Ditemukan Tewas
-
Jeritan UMKM Probolinggo di Tengah Pemadaman Listrik Bergilir
-
Sembunyikan Sabu di Area Vital, Wanita Ini Tak Berkutik di Tangan Petugas Lapas Surabaya