SuaraJatim.id - Tim Satgas Pangan Kabupaten Mojokerto memantau penerapan satu harga minyak goreng di Pasar Kedungmaling, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto. Hasilnya ada beberapa pedangan yang masih menjual lebih mahal lantaran kulak sebelum kebijakan diberlakukan.
Seperti diketahui, pemerintah mengeluarkan kebijakan baru terkait Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk minyak goreng per 1 Februari kembali turun. Awalnya Rp14 ribu per liter, menjadi Rp11.500 per liter.
“Pada hari ini, Tim Satgas Pangan Kabupaten Mojokerto melaksanakan kegiatan untuk pantau harga minyak goreng yang ada di pasar ataupun di kios-kios. Beberapa telah ditemui minyak goreng dengan HET Rp14 ribu,” ungkap Sekretaris Satgas Pangan Kabupaten Mojokerto, Ridwan Arif Abdullah, mengutip dari Beritajatim.com, Jumat (4/2/2022).
Namun, lanjut dia, masih ada juga pedagang yang terlanjur membeli atau kulakan stok harga lebih tinggi dan imbasnya tidak laku. Beberapa pedagang menginginkan adanya subsidi untuk mereka.
“Harapannya ini bisa menjadi solusi untuk para pedagang pasar sehingga kebutuhan masyarakat terpenuhi. Imbauan kepada ASN bisa membeli minyak goreng yang masih ada sisa kulakan lama di pedagang. Karena pedagang ingin ada untung sedikit dari kulakan lama tersebut,” ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Gubernur Khofifah Lantik 128 Kepala Sekolah, Tekankan Cetak SDM Unggul Jawa Timur
-
Viral Guru Ngaji Banting Murid di Probolinggo, Buntut Mobil Tergores Sepeda
-
Polisi Bongkar Prostitusi Twin Tower Surabaya, Satu Tersangka Diamankan
-
Buntut Uang Rp 20 Ribu, Anak di Tuban Aniaya Ayah dan Adik Kandung hingga Patah Gigi
-
Libur Lebaran 2026, Kunjungan Wisata Bromo Tak Melonjak Drastis