SuaraJatim.id - Pasukan suami-istri di Kabupaten Gresik Jawa Timur ( Jatim ) harus berurusan dengan kepolisian. Keduanya kompak menggarong rumah orang.
Pasutri ini Khorik Achmad Maulidli (24) dan istrinya Siti Hamidah (45) warga Jalan Wahidin Sudirohusodo Gresik. Mereka merupakan spesialis pencuri rumah kosong.
Khorik dan Hamidah ditangkap di sebuah rumah kosan di wilayah Kecamatan Kebomas. Demikian disampaikan Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis.
Adapun untuk modusnya, keduanya berpura-pura berkeliling sambil berboncengan naik sepeda motor mencari sasaran rumah kosong.
Ketika melewati rumah korban Muhammad Romadlon, pelaku Siti Hamidah beranggapan bahwa rumah tersebut kosong. Selanjutnya Siti Hamidah menurunkan suaminya Khorik Achmad Mauludli di gang masuk untuk mengawasi situasi.
Siti Hamidah lantas menuju ke rumah korban dengan naik sepeda motor dan memarkirnya di depan rumah tetangga korban.
Selanjutnya Ia menekan tombol bel rumah, tetapi tidak ada respon dari dalam rumah. Merasa aman, Siti Hamidah langsung menuju samping rumah untuk masuk lewat pintu samping yang terbuka.
Ketika sudah di dalam, Siti Hamidah melihat dompet yang tergeletak dan segera mengambil isinya berupa uang sebesar Rp 1.150.000.
Setelah itu Siti Hamidah mengembalikan dompet tersebut ke tempat semula. Bersamaan dengan itu, istri korban yang bernama Kusmini mengetahui aksi pencurian tersebut.
Baca Juga: 350 Pasien COVID-19 Bergejala Ringan, Wali Kota Surabaya Minta Jangan Dirawat di Rumah Sakit
Pelaku Siti Hamidah langsung lari keluar rumah menuju tempat sepeda motornya diparkir sambil terus diteriaki maling oleh Saksi sdri Kusmini.
Setelah menjemput suaminya Sdr. Khorik Achmad Mauludli, keduanya langsung tancap gas melarikan diri. Setelah menerima laporan, anggota Polsek Kebomas segera melakukan penyelidikan dengan memeriksa rekaman cctv yang terdapat di dalam rumah korban. Polsek Kebomas berhasil mengidentifikasi pelaku yang merupakan pemain lama atau residivis kambuhan.
"Setelah diamankan dan ditunjukkan bukti rekaman cctv,kedua pelaku mengakui bahwa telah melakukan pencurian di rumah korban," kata Mochamad Nur Aziz seperti dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com.
Tag
Berita Terkait
-
350 Pasien COVID-19 Bergejala Ringan, Wali Kota Surabaya Minta Jangan Dirawat di Rumah Sakit
-
Aksi Donor Darah Peringati Bulan K3, Semen Gresik Sumbang Ratusan Kantong Darah
-
Kasus Suap Hakim PN Surabaya Itong Isnaeni, PNS hingga Wiraswasta Diperiksa KPK Hari Ini
-
Pelaku Gendam yang Menargetkan Ibu-ibu Berbelanja di Surabaya Terciduk
-
Gresik Masuk PPKM Level 2
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Cara Cek KTP Kita Terdaftar di Pinjol Apa Saja?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Gudang Siluman hingga Masuk Gang Sempit: Siasat Licik Penjual Miras di Surabaya Dibongkar Satpol PP
-
Cekcok Pagi Berujung Maut, Pria di Blitar Tewas Dihantam Gagang Cangkul Tetangga
-
Tebing 10 Meter di Lumajang Runtuh, Ayah dan Anak 9 Tahun Tewas Tertimbun
-
Dituding Jadi Imam Mahdi dan Bawa Kabur Rp1,3 Miliar, Figar Siap Lawan di Jalur Hukum
-
Sandera Bus Sendiri, Lepas Bus Lawan: Malam Horor Persebaya Diadili Bonek di GBT